Kota Malang siap percepat vaksinasi COVID-19

Kota Malang siap percepat vaksinasi COVID-19

Petugas medis menyiapkan vaksin COVID-19 sinovac biofarma sebelum disuntikkan pada lansia di layanan vaksinasi tanpa turun atau drive thru di Tarekot Malang, Jawa Timur, Kamis (1/4/2021). Layanan vaksinasi drive thru tersebut diadakan untuk memudahkan masyarakat dalam menerima vaksin sekaligus meningkatkan capaian target vaksinasi. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto.

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kota Malang menyatakan bahwa Kota Malang siap untuk melakukan percepatan vaksinasi COVID-19, dalam upaya untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus Corona.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke-107, juga dilaksanakan proses vaksinasi untuk lansia dengan menggunakan konsep lantatur (layanan tanpa turun) atau drive thru.

"Jadi ini menunjukkan bahwa Kota Malang siap untuk program percepatan vaksinasi. Kami sesungguhnya menargetkan per hari bisa 7.000 orang tervaksinasi, namun kemarin baru berkisar 6.000-6.500 orang per hari," kata Sutiaji, di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.

Konsep vaksinasi lantatur yang dilakukan kepada kurang lebih sebanyak 80 lansia tersebut, merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Malang untuk memberikan kemudahan terhadap proses pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga: Kota Malang dapat tambahan 29 ribu dosis vaksin COVID-19

Baca juga: Dinkes Kota Malang catat 7.539 nakes terima dosis kedua vaksin Sinovac


Menurut Sutiaji, dengan pelaksanaan vaksinasi lantatur tersebut, diharapkan menjadi salah satu langkah percepatan vaksinasi. Nantinya, layanan  tersebut akan disiapkan pada beberapa tempat lain yang ada di Kota Malang.

"Mudah-mudahan awal April 2021, akan dipercepat. Saya sudah sampaikan ke Kementerian Kesehatan, bahwa Kota Malang sudah tidak ada masalah," kata Sutiaji.

Pada pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Taman Rekreasi Kota untuk 80 orang lansia tersebut, dinilai berjalan cukup lancar. Sehingga, ke depann akan diadopsi konsep serupa, pada lokasi yang lebih luas.

"Untuk lantatur, pertama kita coba untuk 80 lansia, mudah-mudahan nanti bisa dilakukan di titik lain yang berbeda," kata Sutiaji.

Di Kota Malang, tercatat sebanyak 75 ribu lansia yang merupakan prioritas penerima vaksin untuk tahap kedua. Pemerintah Kota Malang, tengah berupaya untuk mendorong percepatan vaksinasi pada kota terbesar kedua di Jawa Timur itu.

Hingga saat ini, di Kota Malang, tercatat secara keseluruhan ada sebanyak 6.195 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 5.613 orang dilaporkan telah sembuh, 567 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.*

Baca juga: 8.150 tenaga kesehatan di Kota Malang telah jalani vaksinasi COVID-19

Baca juga: Sebanyak 11 tokoh di Kota Malang jalani vaksinasi COVID-19

Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021