Sepekan, hasil KLB Demokrat ditolak hingga perkuat fungsi intelijen

Sepekan, hasil KLB Demokrat ditolak hingga perkuat fungsi intelijen

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan kepada wartawan saat berkunjung di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Sabtu (3/4/2021). (Antara Foto/Andreas Fiti Atmoko)

Jakarta (ANTARA) - Selama sepekan (29 Maret-3 April 2021), berbagai peristiwa politik telah diberitakan Kantor Berita Antara mulai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut baik keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) hingga Polri dan BNPT diminta perkuat fungsi intelijen.

Berikut rangkuman berita politik selama sepekan yang layak disimak pagi ini.

1. AHY: Keputusan Kemenkumham tolak KLB kabar baik bagi demokrasi

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut baik keputusan Kementerian Hukum dan HAM menolak hasil kongres luar biasa (KLB) dan mengatakan sikap itu merupakan kabar baik bagi demokrasi di Indonesia.

Selengkapnya di sini

2. Komisi III minta Polri perkuat fungsi intelijen deteksi aksi teror

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry meminta Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkuat fungsi intelijen dalam mendeteksi aksi teror, khususnya pasca-teror yang terjadi di Mabes Polri pada Rabu sore.

Selengkapnya di sini

3. Demokrat versi KLB ajukan gugatan ke PTUN

Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Saiful Huda Ems, mengatakan, mereka akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Negeri.

Selengkapnya di sini

4. Mahfud: Pemerintah perpanjang dana Otsus Papua

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan, pemerintah akan memperpanjang kebijakan dana Otonomi Khusus Papua.

Selengkapnya di sini

5. Gubernur Papua Lukas Enembe akui lewat "jalan tikus" masuk PNG

Gubernur Papua Lukas Enembe, Jumat (2/4) sekitar pukul 11.30 WIT kembali ke Jayapura melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw setelah sebelumnya dilaporkan masuk ke wilayah Vanimo, Papua Nugini (PNG) melalui "jalan tikus" atau jalan setapak.

Selengkapnya di sini
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021