Panitia klaim berhasil cegah penyebaran COVID-19 pada Piala Menpora

Panitia klaim berhasil cegah penyebaran COVID-19 pada Piala Menpora

Petugas medis melakukan tes usap (swab) antigen kepada petugas perangkat pertandingan sebelum pertandingan Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/3/2021). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Jakarta (ANTARA) - Panitia Piala Menpora 2021 mengklaim, sampai Senin (5/4), sudah berhasil mencegah penyebaran penyakit pernapasan COVID-19 dalam penyelenggaraan turnamen pramusim tersebut.

"Protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik. Mudah-mudahan ini dapat dipertahankan terus dari babak delapan besar sampai final," ujar Ketua Satgas COVID-19 Piala Menpora 2021 Sudjarno kepada Antara di Jakarta, Senin.

Pria yang juga Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut mengatakan belum ada satu pun pemain, ofisial atau lainnya yang menderita COVID-19 selama berlangsungnya Piala Menpora 2021.

Namun, Sudjarno mengakui sebelum Piala Menpora dimulai, ada seorang pemain serta beberapa ofisial yang terlibat dinyatakan reaktif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap antigen, yang dilakukan sebelum masuk ke hotel, dan positif terpapar virus SARS-CoV-2 dari uji usap PCR.

Baca juga: LIB berikan subsidi hotel bagi perempat finalis Piala Menpora 2021 

Baca juga: PSIS matangkan penyelesaian akhir jelang perempat final Piala Menpora 


Akan tetapi, kasus itu dapat dikendalikan dengan penerapan prosedur kesehatan yang tepat oleh petugas kesehatan Piala Menpora 2021 sehingga tidak terjadi klaster COVID-19 dalam kompetisi tersebut.

Mereka yang sakit pun diisolasi dan mendapatkan perawatan memadai sampai sembuh atau negatif COVID-19 melalui tes usap PCR.

"Setelah kasus sebelum turnamen dimulai, dalam prosesnya tidak pernah ditemukan lagi COVID-19 sampai sekarang. Hingga saat ini, kami sudah melakukan lebih dari 6.000 kali tes usap antigen di Piala Menpora," tutur Sudjarno.

Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 yang dimulai sejak 21 Maret itu kini memasuki babak delapan besar. Akan tetapi, baru tujuh tim yang dipastikan lolos ke fase tersebut karena Grup C belum menyelesaikan semua pertandingannya.

Laga perempat final pertama mempertemukan juara Grup A PSIS Semarang versus peringkat kedua Grup B PSM pada Jumat (9/4). Sementara juara Grup B Persija melawan peringkat kedua Grup A Barito Putera pada Sabtu (10/4). Dua laga ini digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Sementara perempat final lain akan mempertemukan juara Grup C, yang belum dipastikan, melawan peringkat kedua Grup D Bali United pada Minggu (11/4). Kemudian, pada Senin (12/4), juara Grup D Persib menjajal kekuatan peringkat kedua Grup C, yang juga belum dapat ditentukan. Semua laga itu rencananya akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, atau Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. 

Di Grup C, hanya Persebaya yang sudah memastikan tempat di perempat final lantaran telah meraup tujuh poin. Peringkat satu-dua grup ini baru dapat dipastikan pada Rabu (7/4), saat Persela bersua Persik dan PSS menjajal kekuatan Persebaya. 

Baca juga: Klasemen Grup C: Persebaya lolos, tinggal satu tiket tersisa 

Baca juga: PSS tak sabar hadapi Persebaya untuk amankan tiket perempat final


Baca juga: Persib Bandung kembali berlatih Selasa 
 
Pewarta : Michael Siahaan
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021