Pasien COVID-19 di Bangka Barat bertambah 44 orang

Pasien COVID-19 di Bangka Barat bertambah 44 orang

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Barat M. Putra Kusuma. ANTARA/Donatus Dasapurna/am.

Mentok, Babel (ANTARA) - Satuan Tugas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengatakan hari ini jumlah kasus warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif bertambah 44 orang.

"Mereka berasal dari lima kecamatan dengan jumlah kasus dan kluster berbeda," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat M. Putra Kusuma di Mentok, Ahad.

Ia menjelaskan dari sebanyak 44 kasus baru tersebut, berasal dari Kecamatan Mentok tiga orang, Simpangteritip delapan orang, Jebus 21 orang, Parittiga satu orang dan Tempilang 11 orang.

"Kasus-kasus baru terlaporkan itu berasal dari pengembangan kontak erat kasus sebelumnya dan sudah dilakukan pemeriksaan cepat antigen dengan hasil positif. Sebagian juga sudah diperiksa oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Babel," katanya.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Bangka Barat tambah 10 jadi 413

Baca juga: Kasus COVID-19 di Bangka Barat bertambah 8 jadi 446 orang


Dengan adanya tambahan 44 kasus baru tersebut, jumlah pasien yang saat ini menjalani isolasi, karantina dan perawatan menjadi 131 orang.

Untuk jumlah pasien yang dinyatakan sembuh pada hari ini terdapat 15 orang sehingga total pasien sembuh di daerah itu menjadi 457 orang, sedangkan jumlah kasus pasien yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi COVID-19 yang akhirnya meninggal dunia ditemukan sebanyak 10 kasus.

"Untuk jumlah keseluruhan kasus selama berlangsungnya pandemi COVID-19 di Bangka Barat ditemukan 588 kasus," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat selalu patuh menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, yaitu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin cuci tangan memakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Sebelumnya Gubernur Babel Erzaldi Rosman memberikan arahan langsung kepada Sekda Bangka Barat untuk melaksanakan PPKM berskala mikro di Kabupaten Bangka Barat, karena beberapa desa terdeteksi melebihi angka 10 orang yang terkonfirmasi positif, terutama dari kluster rumahan, seperti yang terjadi di Desa Tempilang dan Jebus.*

Baca juga: Babel segera bangun wisma karantina pasien COVID-19 di Bangka Barat

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Bangka Barat bertambah
Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021