Wako Pontianak: Puasa Ramadhan momentum ujian kesabaran

Wako Pontianak: Puasa Ramadhan momentum ujian kesabaran

Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono. ANTARA/HO-Pemkot Pontianak/am.

Pontianak (ANTARA) - Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan ibadah puasa Ramadhan bagi umat muslim menjadi momentum menguji kesabaran di segala bidang, termasuk dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Karena hampir semua aspek kehidupan terdampak akibat pandemi, sehingga dengan berpuasa maka menjadi momentum dalam menguji kesabaran kita bersama," kata dia di Pontianak, Rabu.

Dia mengatakan bahwa ketaatan beribadah menjadi bagian dari nilai kesabaran manusia.

Selain itu, katanya, kesabaran juga tidak terlepas dari bagaimana menghadapi musibah dari Tuhan Yang Maha Esa, seperti halnya pandemi COVID-19.

"Oleh sebab itu apabila kita bisa melewati dan bersabar menahan diri, semua akan dilewati dengan baik. Semoga pandemi ini segera berakhir dari muka Bumi ini," ujarnya.

Edi berharap, Ramadhan tahun ini menjadi bulan terbaik untuk beribadah dan di bulan penuh berkah ini pula menjadi momentum meningkatkan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah, SWT.

Baca juga: Puasa momentum kokohkan ikhtiar putus mata rantai COVID-19, kata MUI

Apalagi, kata dia, jumlah warga muslim di Kota Pontianak mencapai 72 persen.

"Jika berbicara perihal muslim tentu berkaitan dengan ketaatan terhadap Al Qur'an dan hadits, sehingga bisa menciptakan kota yang aman dan tenteram serta damai. Warga saling toleransi dan gotong royong serta saling membantu," kata Edi Rusdi Kamtono yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak itu.

Terkait dengan pelaksanaan ibadah di tengah pandemi, dirinya mengingatkan setiap umat menaati protokol kesehatan secara ketat.

"Kita semua harus terus berupaya taat dan patuh terhadap protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan," jelas Edi.

Meskipun vaksinasi COVID-19 sudah berjalan, katanya, protokol kesehatan tetap menjadi prioritas dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Apalagi, kata dia, di Kota Pontianak aktivitas sudah mulai berjalan dengan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi.

"Tim penegakan disiplin Satgas COVID-19 seperti Satpol PP, TNI dan Polri rutin menjalankan tugasnya untuk mengingatkan masyarakat betapa pentingnya menaati atau menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Baca juga: Said Aqil: Puasa tak hanya menahan makan-minum tapi menjaga lisan
Baca juga: Pontianak bolehkan permainan meriam karbit di bulan Ramadhan
Pewarta : Andilala
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021