Kemarin, diskon listrik sampai Juni hingga neraca perdagangan surplus

Kemarin, diskon listrik sampai Juni hingga neraca perdagangan surplus

Ilustrasi: Diskon Listrik PLN (ANTARA FOTO)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat sejumlah informasi penting dan menarik bidan ekonomi pada hari kemarin yang beritanya masih layak untuk disimak pagi ini mulai dari PLN yang masih beri diskon listrik hingga Juni, Presiden minta UMKM industri otomotif meningkat, Baznas-BSI kelola potensi zakat Rp300 triliun, hingga neraca perdagangan surplus 1,57 miliar dolar AS.

1. PLN: Stimulus diskon listrik tetap diberikan April-Juni 2021

Perusahaan Listrik Negara (PLN) menegaskan akan tetap memberikan stimulus listrik seperti diskon pada periode April hingga Juni 2021, sebagai wujud perlindungan sosial pemerintah kepada masyarakat di tengah pandemi. Untuk pelanggan UMKM dan rumah tangga selama periode April hingga Desember 2020, pemerintah sudah mengalokasikan sebanyak Rp13 triliun.

Baca berita lengkapnya di sini.

2. Presiden: Keterlibatan UMKM di industri otomotif harus ditingkatkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta keterlibatan UMKM ditingkatkan dalam rantai pasok industri otomotif sehingga mendatangkan nilai tambah ekonomi nasional yang lebih besar. Presiden mengatakan industri otomotif merupakan salah satu penggerak perekonomian Indonesia yang harus segera diakselerasi dan dipercepat.

Baca berita lengkapnya di sini.

3. Ada potensi Rp300 triliun, Baznas dan BSI bersinergi kelola zakat

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang diperkirakan memiliki potensi sebesar Rp300 triliun. Sinergi Baznas-BSI diharapkan dapat berjalan baik sehingga BSI mampu berkembang menjadi bank nomor satu di Indonesia, serta bersama Baznaz dapat merealisasikan potensi zakat sebesar Rp300 triliun.

Simak informasi lengkapnya di sini.

4. BPS: Neraca perdagangan RI surplus 1,57 miliar dolar pada Maret 2021

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memaparkan neraca perdagangan RI mengalami surplus 1,57 miliar dolar AS pada Maret 2021 dengan total nilai ekspor 18,35 miliar dolar AS dan impor 16,79 miliar dolar AS. Jika dilihat berdasarkan sektor dan penggunaan barang, performa ekspor dan impor RI pada Maret 2021 meningkat 30,47 persen dan impor naik 25,73 persen.

Baca informasi lengkapnya di sini.
 
Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021