Cek Fakta: Alat tes cepat COVID-19 bisa positif saat ditetesi air keran?

Cek Fakta: Alat tes cepat COVID-19 bisa positif saat ditetesi air keran?

Petugas medis menunjukkan hasil negatif pada alat diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 usai memeriksa salah satu pedagang di Pasar Babadan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/6/2020). Tes tersebut menyasar puluhan pedagang ikan untuk melacak serta memutus rantai penyebaran virus Corona (COVID-19) dari lokasi ditemukannya puluhan pedagang maupun pengunjung yang dinyatakan positif COVID-19 di pusat penjualan hasil laut Pasar Ikan Rejomulyo (Pasar Kobong) Kota Semarang. ANTARA FOTO/Aji Styawan/foc.

Jakarta (ANTARA/JACX) - Beredar sebuah video di media sosial dan pesan berantai WhatsApp tentang alat tes cepat COVID-19 dengan merek Abbott.

Video itu memperlihatkan dua orang yang mencoba menguji alat tes cepat COVID-19 dengan meneteskan air keran.

Alat itu pun menunjukkan hasil reaktif COVID-19, padahal hanya diberi air keran saja.

Namun, apakah benar alat tes cepat COVID-19 bisa reaktif dengan air keran?
 
Tangkapan layar video hoaks tentang alat tes cepat reaktif dengan air keran. (Whatsapp)

Penjelasan:
Mengutip laporan Kominfo.go.id, klaim alat tes cepat COVID-19 jika diberikan air keran menunjukkan hasil reaktif adalah tidak benar. 

Video-video serupa juga pernah dilakukan oleh sejumlah orang termasuk pesohor Rina Nose. Rina pernah meneteskan sambal cireng ke alat tes cepat COVID-19.

Mengutip pemberitaan Kompas.com berjudul "Hoaks Tes Swab Antigen Pada Air Keran Menunjukkan Hasil Positif", penggunaan cairan apa pun selain untuk tes akan merusak strip alat tersebut. Dengan demikian, cairan yang salah dapat menunjukkan hasil tidak valid.

Hasil reaktif pada alat tes cepat COVID-19 bisa muncul akibat kandungan keasaman (pH) yang dideteksi oleh alat tersebut.

Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Tonang Dwi Ardyanto mengatakan setiap alat tes memiliki batasan pH untuk menunjukkan hasil positif atau negatif terhadap sampel yang diuji.

Jika sampel yang digunakan tidak tepat, alat itu juga tidak menunjukkan hasil akurat. Justru, sampel cairan yang salah akan merusak alat itu.

Klaim: Alat tes cepat bisa positif saat ditetesi air keran
Rating: Hoaks

Cek fakta: WHO sebut setiap 377 dari 100 ribu orang meninggal setelah divaksin?

Cek fakta: Video pernyataan masker merusak imun tubuh? Ini faktanya
Pewarta : Tim JACX dan Kominfo
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021