Mensos Risma tegaskan UPT Rehabsos peka kebutuhan SDM di masyarakat

Mensos Risma tegaskan UPT Rehabsos peka kebutuhan SDM di masyarakat

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat memberikan arahan dalam rapat Pembahasan Kebijakan Pembangunan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial pagi ini, di Gedung Aneka Bhakti, Kantor Pusat Kementerian Sosial, Jakarta. Jumat, (23/4/2021). (ANTARA/HO-Kemensos RI)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan kepada jajaran kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial agar lebih peka terhadap kebutuhan sumber daya manusia (SDM) pada penerima manfaat.

“Balai-balai harus lebih peka terhadap masyarakat di wilayahnya. Banyak kegiatan di balai yang bisa diberikan dan dimanfaatkan dengan lebih optimal, kita punya tanggung jawab yang besar kepada masyarakat di luar yang benar-benar membutuhkan,” katanya di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan perlunya meningkatkan dan mengembangkan jejaring kerja untuk mendorong tingkat keberhasilan para penerima manfaat agar dapat terjun kembali ke masyarakat.

Risma menginginkan dalam pelayanan, setiap UPT dapat melayani masyarakat dengan lebih responsif dan reliabel.

Jika permasalahan terlambatnya penanganan di lapangan ada di undang-undang, Risma menyebut hal itu bisa diubah.

Secara khusus, ia meminta kepala UPT membuat regulasi yang sederhana agar masyarakat bisa dengan cepat merasakan manfaatnya, juga membuat layanan balai bisa lebih responsif dan jika memungkinkan akan multifungsi.

Baca juga: Dirjen Rehabilitasi Sosial: Loka Rehabilitasi berperan multifungsi

Multifungsi, katanya, jika balai yang tadinya ditunjukkan hanya sebagai Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, mungkin nantinya bisa ditambahkan fungsi lain yang dapat mencakup seluruh klaster rehabilitasi sosial di daerah tersebut.

Risma menggelar rapat guna mengoptimalkan dan menyelaraskan langkah-langkah ke depan yang harus dilakukan oleh Balai Besar, Balai dan Loka Rehabilitasi Sosial untuk lebih responsif terhadap permasalahan-permasalahan sosial yang ada di masyarakat yang membutuhkan pola penanganan cepat, tepat, dan akurat.

Ia juga menekankan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan, yakni memanfaatkan secara optimal sarana dan prasana yang sudah ada, mengedepankan multifungsi layanan balai, meningkatkan kualitas SDM aparatur sipil negara (ASN) pelaksana tugas, serta meningkatkan dan mengembangkan jejaring kerja untuk mendorong tingkat keberhasilan para penerima manfaat.

Ia juga memberikan motivasi kepada para pekerja sosial, psikolog, di balai-balai milik Kemensos untuk selalu mengedepankan sentuhan kemanusiaan dalam memberikan pelayanan.

“Di akhir saya pesankan peran Balai Besar, Balai, dan Loka Rehabilitasi Sosial milik Kemensos yang telah secara nyata memberikan pelayanan yang telah dirasakan oleh masyarakat untuk dapat berfungsi sosial dengan baik, pelayanannya harus lebih ditingkatkan, profesionalitasnya harus dipertahankan, efisiensi dan akuntabilitasnya harus dikedepankan,” ujar Risma.

Baca juga: Mensos Risma dorong perempuan berkontribusi sesuai spirit Kartini
Baca juga: Berkas gelar ke pahlawanan Syaichona Kholil diserahkan ke Mensos
Baca juga: Di Balai Anak Toddopuli, Risma yakinkan mantan pecandu bisa bangkit
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021