1.357 pasien COVID-19 di Babel masih jalani isolasi

1.357 pasien COVID-19 di Babel masih jalani isolasi

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan 1.357 pasien terkonfirmasi COVID-19 per Minggu (25/4) masih menjalani masa isolasi, atau mengalami penambahan 167 kasus dibandingkan hari sebelumnya. (Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sebanyak 1.357 pasien terkonfirmasi terpapar virus corona per Minggu (25/4) masih menjalani masa isolasi.

"Saat ini, pasien COVID-19 ini diisolasi, dipantau dan dirawat di rumah sakit, wisma karantina dan mereka yang melakukan isolasi mandiri," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Babel Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan sebanyak 1.357 orang masih atau sedang menjalani isolasi dan karantina, tersebar di Kota Pangkalpinang 352 orang, Kabupaten Bangka 105 orang, Bangka Tengah 180 orang, Bangka Barat 325, Bangka Selatan 74, Belitung 188 dan Kabupaten Belitung Timur 133 orang.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 hingga Sabtu capai 1.636.792 kasus

"Dengan adanya penambahan 167 kasus baru hari ini, maka orang yang sedang atau masih dalam perawatan dan penanganan meningkat 11,12 persen dibandingkan hari sebelumnya," ujarnya.

Ia menjelaskan berdasarkan tabulasi data Sabtu (24/4) malam, pasien dinyatakan selesai isolasi 10.657 (bertambah 197), meninggal dunia 191 (bertambah 2), dalam isolasi 1.357 (bertambah 167 - berkurang 199)dan kumulatif kasus konfirmasi 12.205 (bertambah 167).

"Dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat virus corona ini, penerapan 3M plus dan 3T ini merupakan satu rangkaian utuh yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, diminta masyarakat untuk lebih disiplin menjalankan prokes," katanya.

Menurut dia kedewasaan masyarakat menjaga kesehatan demi diri sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita sudah sepatutnya menjadi kesadaran bersama.

"Mari kita tetap jaga kesehatan diri dan setelah divaksin kita pun tidak boleh kendor dalam menerapkan prokes," katanya. ***3***

Baca juga: Dua pekerja migran positif COVID-19 di karantina di RS perbatasan
Baca juga: 1.656 pasien COVID-19 di Wisma Atlet masih jalani rawat inap
Pewarta : Aprionis
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021