Plt Gubernur Sulsel apresiasi gerakan guru wakaf Al-Quran.

Plt Gubernur Sulsel apresiasi gerakan guru wakaf Al-Quran.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Sulsel dengan gerakan Wakaf Satu Guru, Satu Kitab Suci Al-Qur’an dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021.

Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Selasa mengatakan, meraih pahala di bulan Ramadhan bisa dengan berbagai cara, termasuk salah satunya dengan wakaf Al-Qur’an ini.

"Alhamdulillah, kami sangat apresiasi seluruh guru-guru SMA/SMK/SLB se Sulsel yang ikut serta dalam wakaf kitab suci Al-Qur’an ini,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel Hery Sumiharto, menyampaikan, atas arahan Plt Gubernur Sulsel dan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, menginginkan kegiatan Hardiknas dirangkaikan dengan kegiatan Amaliyah Ramadhan.

“Kita sudah lakukan pencanangan satu sekolah, satu rumah ibadah. Kali ini di momen Ramadan, kita melakukan gerakan Wakaf Satu Guru, Satu Kitab Suci Al-Qur’an,” jelasnya.

Sekitar 14 ribu guru tingkat SMA/SMK/SLB di Sulsel, kata dia, antusias mengikuti gerakan ini atas dasar keikhlasan dari para guru. Hasil wakaf Al-Qur’an ini dikumpulkan melalui Cabang Dinas Pendidikan.

“Mulai tanggal 2 hingga 3 Mei masih dikumpulkan. Sekitar 5 ribu wakaf Al-Qur’an dari guru yang telah dikumpulkan. Dan lebih dari 2 ribu telah disalurkan kepada yang membutuhkan, misalnya masjid, rumah tahfiz dan pesantren,” ujarnya.

Ia mengaku, para pengurus masjid pun yang mendengar gerakan ini turut antusias mendukung dan mengapresiasi. “Alhamdulillah, Hardiknas kali ini dengan nuansa religius, yang dirangkaikan di bulan Ramadan penuh berkah ini,” katanya.
Baca juga: Hardiknas, Pemprov Sulsel bahas kondisi pendidikan masa pandemik
Baca juga: Presiden dijadwalkan saksikan festival vaksinasi bagi guru di Makassar
Baca juga: Pemprov Sulsel tes usap COVID-19 guru sebelum belajar tatap muka
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021