Sembilan warga Aceh positif COVID-19 meninggal dunia, total jadi 524

Sembilan warga Aceh positif COVID-19 meninggal dunia, total jadi 524

Pemakaman pasien positif COVID-19. Seorang anak meninggal di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Pemakaman secara protokol kesehatan, Kamis (20/5/2021). (ANTARA/HO-Satgas COVID-19 Bener Meriah)

Banda Aceh (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh menyebutkan sembilan warga provinsi setempat yang positif terinfeksi virus corona dilaporkan meninggal dunia dalam 24 jam terakhir, sehingga total yang meninggal menjadi 524 orang.

"Penderita COVID-19 yang meninggal dunia bertambah sembilan orang dalam waktu 24 jam terakhir,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Jumat.

Dia mengatakan sembilan warga yang meninggal dunia itu merupakan warga asal Kabupaten Bireuen dan Pidie masing-masing tiga orang serta tiga orang lainnya tersebar di Aceh Tengah, Aceh Barat dan Aceh Besar.

Selain pasien meninggal, Saifullah juga menyebutkan penambahan 176 kasus baru per hari ini, lebih rendah dibandingkan dengan penambahan kasus positif baru pada Kamis (20/) kemarin yang mencapai 199 orang.

Baca juga: Warga Aceh Barat positif COVID-19 bertambah 7 orang

Baca juga: Seorang kepala desa di Aceh Barat meninggal dunia akibat COVID-19


Hari ini, kata dia, penambahan kasus baru paling banyak warga asal Kota Banda Aceh yang mencapai 58 orang, Pidie 36 orang, Aceh Besar 29 orang, Lhokseumawe dan Aceh Timur masing-masing delapan orang, Aceh Barat Daya enam orang dan Aceh Timur lima orang.

Selanjutnya warga Aceh Tamiang dan Gayo Lues sama-sama empat orang, Langsa, Aceh Jaya dan Aceh Barat dua orang, Aceh Tengah, Bireuen, Pidie Jaya dan Sabang satu orang serta delapan orang lainnya warga luar daerah Aceh.

"Kasus positif baru yang terus meningkat ini hendaknya menjadi alarm bagi kita semua, bahwa penyebaran virus corona sangat tinggi di tengah masyarakat," katanya.

Ia meminta masyarakat untuk menjadikan laporan perkembangan kasus baru itu sebagai langkah untuk meningkatkan kewaspadaan, melindungi diri, keluarga dan lingkungan dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

Disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, kata Jubir yang akrab disapa SAG itu.

Selain itu, kata dia, per hari ini juga terjadi penambahan 102 pasien sembuh, meliputi warga Banda Aceh 55 orang, Pidie 33 orang, Aceh Tengah enam orang, Lhokseumawe lima orang, Aceh Barat Daya dua orang dan Aceh Besar satu orang.

Secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 12.990 orang, di antaranya para penyintas yang telah sembuh sebanyak 10.571 orang, pasien yang masih dirawat 1.894 orang dan penderita meninggal dunia sudah mencapai 524 orang.

"Data akumulatif tersebut sudah mencakup penambahan kasus konfirmasi baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir, pasien yang sembuh, dan yang dilaporkan meninggal dunia,” katanya.*

Baca juga: Ibu-anak di Bener Meriah-Aceh meninggal karena positif COVID-19

Baca juga: Kasus COVID-19 Aceh bertambah 199 orang total 12.814
Pewarta : Khalis Surry
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021