Peringati hari jadi, Bupati Bogor janji fokus tata ibu kota dan desa

Peringati hari jadi, Bupati Bogor janji fokus tata ibu kota dan desa

Bupati Bogor, Ade Yasin saat sidang paripurna istimewa di Gedung DPRD, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021) ANTARA/HO-Pemkab Bogor

Cibinong, Jabar (ANTARA) - Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin berjanji akan fokus melakukan penataan wajah ibu kota dan pedesaan di tahun berjalan saat memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-539, Kamis (3/6).

"Ini kita lakukan agar wilayah Kabupaten Bogor terlihat bersih dan indah, sehingga masyarakat termotivasi meskipun dalam kondisi pandemi, ternyata ada sesuatu yang dibangun dan terlihat oleh masyarakat, sehingga menimbulkan kepercayaan dari masyarakat," ungkapnya usai sidang paripurna istimewa di Gedung DPRD, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Baca juga: Menko Airlangga-Ade Yasin tinjau proyek dua bendungan di Bogor

Konsep penataan Ibu kota Cibinong Raya yaitu bernama City Beautifica­tion Project (CBP) atau pro­gram mempercantik kota. Penataan Ci­binong sebagai Ibu kota Kabupaten Bogor dimulai dari Simpang Sentul hingga Jalan Raya Tegar Beriman. Bahkan, penataan akan terus dilanjutkan hingga perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kota Depok.

"Untuk 2021, Pemkab Bogor menyediakan anggaran seki­tar Rp300 miliar untuk pena­taan Ibu kota Kabupaten Bo­gor, Cibinong. Itu untuk fokus pembangunan pedestrian, mulai dari Simpang Sentul hingga Tegar Beriman,” ujar Ade Yasin.

Baca juga: Gerai layanan publik di AEON Mall Sentul Bogor resmi beroperasi

Sementara penataan pedesaan dilakukan Pemkab Bogor dengan meluncurkan program bantuan keuangan untuk infrastruktur desa bernama Satu Miliar Satu Desa (Samisade).

Ia menggelontorkan Samisade sebesar Rp318,5 miliar kepada 356 desa untuk menstimulus pembangunan infrastruktur desa.

Ia berharap, Samisade bisa mendorong desa dari status berkembang menjadi maju.

Baca juga: Pemkab Bogor latih kepala desa kelola dana "Satu Miliar Satu Desa"

“Kan dari 416 desa, masih ada desa tertinggal. Nah dengan Samisade diharapkan, desa tertinggal menjadi berkembang dan desa berkembang menjadi maju,” tuturnya.

Di samping itu Ade Yasin bersyukur tahun ini masih bisa memperingati HJB ke-539.

Ia menegaskan bahwa peringatan dan rangkaian peringatan HJB bukan dalam rangka hura-hura di tengah pendemi, melainkan untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa hari ini adalah HJB.

“Tahun lalu kita tidak gelar paripurna, baru bisa kita laksanakan tahun ini, kita juga peringati dengan upacara dan pemberian penghargaan kepada masyarakat, yang turut berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Bogor, dan turut aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021