Warga Bintaro Jaksel jalani tes usap antigen untuk deteksi COVID-19

Warga Bintaro Jaksel jalani tes usap antigen untuk deteksi COVID-19

Warga Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, menjalani tes usap antigen di RPTRA Anggrek, Jakarta Selatan, Kamis (10/6/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Jakarta (ANTARA) - Sekitar 150 warga Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, yang sebagian di antaranya baru balik ke Jakarta usai mudik, menjalani tes usap antigen di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Anggrek, Jakarta Selatan.

"Kunci keberhasilan penanganan COVID-19 adalah kebersamaan," kata Camat Pesanggrahan Muh Fadjar Kurniawan di RPTRA Anggrek, Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis.

Dari ratusan peserta tersebut, tercatat satu warga Ciputat yang kebetulan bekerja di kawasan Bintaro terindikasi positif berdasarkan hasil tes usap antigen.

Petugas medis kemudian mendata seorang warga tersebut untuk menjalani isolasi mandiri dan ditindaklanjuti Puskesmas Pesanggrahan termasuk akan dilakukan pelacakan kontak erat.

"Kalau ada reaktif langsung kami rujuk atau isolasi mandiri. Kalau ada gejala rujuk ke Wisma Atlet," katanya.

Fadjar mengapresiasi upaya bersama dengan komunitas, organisasi kemasyarakatan hingga organisasi politik yang ikut menyelenggarakan tes usap untuk antisipasi penyebaran COVID-19.

Baca juga: Pemkot Jaksel minta pemudik yang telah balik ke Jakarta jalani tes
Baca juga: Polsek Pancoran vaksinasi warga di kawasan permukiman padat


Pelaksanaan tes usap antigen tersebut diadakan atas kerja sama Kelurahan Bintaro, RPTRA Anggrek dan DPD Golkar Jakarta Selatan.

"Kami harap kegiatan ini membantu pemerintah menekan lonjakan kasus COVID-19 mengingat sekarang kasusnya merambat naik. Kami ajak masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan," kata Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar yang hadir dalam kesempatan itu.

Upaya menekan penyebaran COVID-19 melalui tes usap antigen kini terus digencarkan baik dari pemerintah, TNI/Polri, swasta hingga komunitas dan organisasi kemasyarakatan.

Berdasarkan data per pekan dari Pemprov DKI Jakarta yang diunggah melalui akun twitter resmi @DKIJakarta, jumlah kasus positif di Jakarta selama 31 Mei hingga 6 Juni mencapai 6.273 kasus.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta itu mencapai 9,96 persen. Angka itu naik dibandingkan pekan sebelumnya yakni pada 24-30 Mei, kasus positif COVID-19 mencapai 5.231 kasus dengan persentase mencapai 7,62 persen.
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021