Bodypack dan Arkiv kolaborasi hadirkan tas edisi khusus

Bodypack dan Arkiv kolaborasi hadirkan tas edisi khusus

Tas khusus hasil kolaborasi Bodypack dan Arkiv Vilmansa. ANTARA/Instagram/@bodypack

Jakarta (ANTARA) - Label tas asal bandung Bodypack berkolaborasi dengan Arkiv Vilmansa meluncurkan beberapa tas edisi khusus, sebagai bukti bahwa merek lokal tetap bisa berkreasi dan produktif di masa pandemi COVID-19.

"Usia brand semakin bertambah. Oleh karena itu penting untuk terus eksis sesuai perkembangan zaman hingga generasi selanjutnya,” kata Brand Manager Bodypack Imanuel Wirajaya dalam keterangan pers yang diterima, di Jakarta, Rabu.

Kolaborasi ini menghadirkan grafis signature Arkiv yang mengusung gaya lowbrow art dan menampilkan karakter Arkiv yang telah terkenal hingga mancanegara.

Proses yang panjang mulai dari riset, desain awal, rencana produksi, hingga produk final, menjadikan kolaborasi ini lebih dari sekadar “menempelkan” gambar atau logo pada produk Bodypack.

Baca juga: Akatara 2021 jadi wadah sineas dan investor kembangkan industri film

Setiap produk lahir dari filosofi dan kaidah yang diterapkan, seperti kaidah form follow function yang muncul berkat latar belakang arsitektur Arkiv, serta jiwa masa kecil Arkiv yang diekspresikan dalam modifikasi karakter-karakter kartun masa kecil.

Kolaborasi dengan Arkiv Vilmansa menjadi kesempatan bagi Bodypack untuk bereksplorasi dan membuat perubahan.

Tiga tas ransel dan tiga tas pinggang kali ini hadir dibalut garis dan warna tegas khas Arkiv, menjadikan produk kolaborasi ini diklaim sebagai produk paling colorful yang pernah dibuat Bodypack.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi media interaksi serta mampu menjembatani kreativitas seniman dengan brand lokal untuk memajukan industri kreatif Tanah Air dan memajukan karya anak bangsa di mata dunia.

Baca juga: Pelaku kreatif musik diajak angkat tema nasionalisme

Imanuel mengatakan Bodypack terbuka untuk bekerjasama dengan para pelaku seni dalam rangka menciptakan karya yang dapat digunakan dan dinikmati semua orang.

Bodypack, kata dia, ingin membuka kesempatan dengan mengangkat bakat-bakat seni terpendam, khususnya di kalangan generasi milenial dan gen-Z.

"Harapannya, program-program Bodypack dapat menginspirasi generasi selanjutnya untuk berani mencoba berkarya, sehingga dapat memperkaya ekspresi seni di Indonesia," kata Imanuel.

Brand yang lahir pada tahun 1996 ini sebelumnya pernah bekerjasama dengan tiga puluh seniman lokal yang diwadahi dalam suatu acara bernama Street Scape.

Baca juga: Kemenparekraf harap pembangunan Movieland dorong industri kreatif

Acara tersebut mempertunjukkan karya masing-masing seniman yang dituangkan ke dalam produk Bodypack.

Sebelum bersama Bodypack, Arkiv Vilmansa juga pernah berkolaborasi dengan berbagai merek ternama seperti IKEA, Oppo dan Astra Indonesia.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021