Legislator minta sosialisasi PON sebagai penanaman nilai sportivitas

Legislator minta sosialisasi PON sebagai penanaman nilai sportivitas

Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Demokrat Bramantyo Suwondo. ANTARA/Dokumentasi Pribadi/am.

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Demokrat Bramantyo Suwondo meminta pemerintah menyosialisasikan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua kepada peserta didik sebagai penanaman nilai sportivitas.

“Menurut saya PON bisa disosialisasikan kepada peserta didik tidak hanya sebagai kegiatan olahraga kancah nasional, yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini. Sosialisasi mengenai PON Papua bisa dilaksanakan sebagai penanaman nilai-nilai sportivitas juga di situ agar peserta didik dapat memahami nilai tentang kompetisi dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menghormati antara satu sama lain,” ujar Bramantyo di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Jelang PON XX, Papua terus lakukan evaluasi

Dia menambahkan sosialisasi PON Papua pada peserta didik, juga bertujuan untuk mendukung talenta-talenta nasional di bidang olahraga sekaligus mendukung dunia olahraga berkembang di Tanah Air.

“Melalui PON ini kita berharap akan lahir talenta-talenta muda di bidang olahraga di Tanah Air,” harap dia.

Baca juga: Komisi X sebut dana BOS bisa lancarkan rencana sekolah tatap muka

Baca juga: Terawan sebut 90 persen bahan Vaksin Nusantara ada di dalam negeri

PON XX diselenggarakan di Papua pada 20 Oktober hingga 4 November 2021. PON XX seharusnya diselenggarakan pada 2020, namun ditunda karena pandemi COVID-19.

Untuk pencegahan penularan virus COVID-19, pemerintah melakukan vaksinasi COVID-19 kepada para atlet, pelatih hingga tenaga pendamping.

Sementara untuk tenaga kesehatan, Kemenkes mengatakan akan merekrut relawan yang tidak terlibat program vaksinasi nasional.

Baca juga: Komisi X setujui anggaran Kemenpora Rp1,9 triliun untuk 2022

Baca juga: Kemenpora intensif kawal persiapan 100 hari jelang PON Papua

 

Pewarta : Indriani
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021