Pasien COVID-19 di Babel bertambah 73 jadi 722 orang

Pasien COVID-19 di Babel bertambah 73 jadi 722 orang

Pemprov Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan rapid tes COVID-19, guna menekan angka kasus yang mengalami peningkatan. ANTARA/Aprionis/am.

Pangkalpinang (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pasien positif COVID-19 bertambah 73 orang, sehingga total pasien wajib menjalani isolasi dan karantina menjadi 722 jiwa.

"Hari ini 73 orang terkonfirmasi COVID-19, dimana secara nasional menempatkan Babel berada di urutan ke-19 penambahan harian kasus corona ini," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Babel Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Sabtu.

Baca juga: Babel kerahkan tim vaksinasi COVID-19 lansia desa terpencil

Ia mengatakan berdasarkan data terbaru Jumat malam, sebanyak 722 orang masih dirawat atau menjalani karantina dan isolasi tersebar di Kota Pangkalpinang 192, Kabupaten Bangka 187, Bangka Tengah 111, Bangka Barat 89, Bangka Selatan 68, Belitung 70 dan Belitung Timur 55 orang.

"Dengan adanya penambahan 73 pasien baru ini, maka orang yang masih dalam perawatan dan penanganan turun 3,60 persen dari hari sebelumnya," katanya.

Baca juga: Di desa terpencil, sosialisasi vaksinasi COVID-19 digencarkan PT Timah

Menurut dia, sepanjang 1 hingga 18 Juni 2021, kasus positif COVID-19 di Babel bertambah sebanyak 1.779 orang (naik 8,86 persen), sembuh atau selesai menjalani isolasi bertambah 2.757 orang (naik 14,52 persen) dan meninggal dunia juga bertambah 44 orang (naik 14,06 persen).

"Terjadinya penularan COVID-19 yang masif dan kasus kematian akibat COVID-19 di sejumlah daerah ditengarai disebabkan oleh meningkatnya mobilitas dan kegiatan berkerumun masyarakat," katanya.

Baca juga: Pasien wajib isolasi COVID-19 di Babel bertambah 57 jadi 1.073 orang

Di samping itu, ketidakdisiplinan mereka yang dinyatakan positif COVID-19 untuk menjalani swaisolasi atau karantina mandiri di rumah/tempat tinggalnya serta ketidakpedulian masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap orang yang positif COVID-19 menambah panjang daftar orang yang terpapar dan tertular COVID-19.

"Kami tak bosan-bosannya mengimbau dan mengajak pemerintah daerah serta menggarisbawahi bahwa kesadaran dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan cara paling sederhana dan mudah serta murah agar kita dan orang-orang di sekitar kita tidak terpapar COVID-19," katanya. 

Baca juga: 142.886 jiwa warga Babel telah jalani vaksinasi COVID-19

Baca juga: Pasien COVID-19 wajib isolasi di Babel bertambah 279 jadi 1.686 orang
Pewarta : Aprionis
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021