Mendes PDTT minta desa lebih variatif membuat produk unggulan

Mendes PDTT minta desa lebih variatif membuat produk unggulan

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar saat memberi sambutan dalam kunjungannya ke Desa Wedani, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (26/6) (ANTARA/HO-Aries)

Gresik, Jatim (ANTARA) - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta setiap desa lebih variatif dalam membuat produk unggulan, dan tidak semua bikin desa wisata.

"Jadi tidak semua bikin desa wisata, namun bisa lebih variatif dengan produk unggulan seperti kain tenun Wedani ini," kata Halim, saat mengunjungi Desa Wedani Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu.

Permintaan pria yang juga akrab dipanggil Gus Menteri itu didasari ketertarikannya ketika melihat Desa Wedani, yang memiliki kerajinan tenun dan bisa menembus pasar ekspor.

Baca juga: Mendes: PPKM Mikro ampuh hentikan penularan COVID-19

"Seiring dengan SDGs Desa yang tujuannya mewujudkan kemandirian desa, Wedani ini sudah menuju ke sana," ujarnya dalam kesempatan dialog terbatas bertema sinergi industri dan potensi lokal desa yang digelar DPRD Kabupaten Gresik.

Gus Menteri menekankan, kemandirian desa bertujuan menghilangkan kemiskinan akut berangkat dari desa.

"Mengapa demikian?, karena deteksi kemiskinan di desa mudah. Sehingga pengentasan kemiskinan bisa tepat sasaran," katanya.

Oleh karena itu, Gus Menteri meminta keberhasilan Desa Wedani bisa menjadi contoh dan role model bagi desa lain, sehingga bisa mendiversifikasi ekonomi desa.

Baca juga: Mendes PDTT ajak perusahaan PMA bangun desa

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang mendampingi kunjungan Mendes mengatakan, bila kini pihaknya sangat fokus mengembangkan ekonomi mikro berbasis desa dengan UMKM.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini membeberkan potensi UMKM dan produk unggulan Kabupaten Gresik sangat berlimpah.

"Selain tenun wedani yang sudah menembus ekspor, ada potensi di bidang perikanan bandeng dengan nilai perputaran uang satu triliun lebih dalam setahun. Ini tentu menolong ekonomi masyarakat yang terpukul di masa pandemi ini," kata Gus Yani.

Dalam kebijakannya, sektor UMKM, lanjut Gus Yani, akan dikuatkan dengan berbagai regulasi yang memudahkan.

"Bersama DPRD Gresik kami punya komitmen mempermudah proses perizinan, membuka akses permodalan dan pasar," tuturnya.

Baca juga: Gus Menteri minta mahasiswa KKN Tematik Unhas paham soal Dana Desa
Baca juga: Mendes: Mengaktifkan pos jaga gerbang desa upaya desa bersih narkoba
Baca juga: Mendes optimistis PPKM mikro mampu hambat penyebaran kasus COVID-19


 
Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021