Tim Reaksi Cepat RSDC berhasil urai masalah kepadatan pasien COVID-19

Tim Reaksi Cepat RSDC berhasil urai masalah kepadatan pasien COVID-19

Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono. (ANTARA/Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Tim Reaksi Cepat Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat berhasil mengurai masalah kepadatan dan tumpukan pasien sehingga pelayanan kesehatan tetap optimal.

"Kami meresponsnya dengan membentuk Tim Reaksi Cepat untuk mengatasi berbagai masalah," kata Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan Tim Reaksi Cepat RSDC Wisma Atlet Kemayoran dibentuk pada pertengahan Juni 2021. Saat itu jumlah pasien meningkat dan datang bersamaan sehingga terjadi penumpukan pasien di bagian pendaftaran dan UGD.

Baca juga: Keterisian hampir 80 persen, RSDC Wisma Atlet minta tak abai prokes

Kepadatan pasien COVID-19 memang menjadi masalah di semua rumah sakit di Indonesia dalam kurun sebulan terakhir. Untuk mengantisipasi hal itu, RSDC membentuk Tim Reaksi Cepat yang terbukti berhasil mengurai berbagai masalah, katanya.

Tujuan utama dibentuknya Tim Reaksi Cepat RSDC, kata dia, agar pelayanan pasien COVID-19 tetap optimal dan cepat. Apalagi, hal tersebut menyangkut keselamatan pasien.

Sebelumnya RSDC Wisma Atlet Kemayoran sudah memiliki sistem yang terintegrasi berbasis teknologi digital dan tersambung ke fasilitas kesehatan terutama di Jabodetabek.

Baca juga: Pasien rawat inap RSDC Wisma Atlet per hari ini tambah 136 orang

Melalui sistem itu, katanya, kedatangan pasien diatur untuk mencegah penumpukan di bagian pendaftaran dan UGD. Namun, beberapa waktu terakhir peningkatan kasus dan kedatangan pasien terjadi secara bersamaan. Karakteristik pasien yang datang berbeda dari sebelumnya mengingat kini banyak pasien gejala berat.

"Pernah memang pasien datang bersamaan. Kita urai secepatnya dan dalam waktu tak lebih dari sepuluh menit masalah tumpukan pasien bisa ditangani," ujar Mayjen Tugas Ratmono yang juga Kepala Pusat Kesehatan TNI tersebut.

Senada dengan itu, Koordinator Lapangan RSDC Wisma Atlet Kemayoran sekaligus Ketua Tim Reaksi Cepat Letkol dr Yugo Irianto mengatakan Tim Reaksi Cepat terdiri atas petugas kesehatan gabungan dari unsur TNI, Polri, dan sipil.

Baca juga: Sebanyak 6.100 pasien COVID-19 dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

"Tim ini diperintahkan untuk mengatasi berbagai permasalahan secara cepat, tentu berkoordinasi dengan semua tim di RSDC Wisma Atlet Kemayoran," kata Letkol Yugo Irianto.
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021