Mendagri ajak semua pihak gotong royong membantu sesama

Mendagri ajak semua pihak gotong royong membantu sesama

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian didampingi Bupati Tangerang A Zaki Iskandar serta forkopimda setempat saat menyampaikan konferensi pers, di Puspemkab Tangerang, Senin (27/7/2021). ANTARA/Azmi Samsul Maarif

Tangerang (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengajak semua pihak terutama dunia usaha, terlibat aktif bergotong royong untuk membantu sesama kepada warga yang terdampak pandemi COVID-19.

Mendagri Tito Karnavian dalam kunjungannya ke Puspemkab Tangerang, di Tangerang, Senin, mengatakan bahwa penanganan dampak pandemi dengan cara bergotong royong tentu akan mempercepat pemulihan warga yang terdampak.

"Jadi kepada teman-teman di dunia usaha atau yang mampu saatnya kita semangat bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak. Kita tahu juga dunia usaha sama terdampaknya, tetapi jika masih bisa berbagi maka lakukanlah," katanya pula.

Menurutnya, dunia usaha juga ikut bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan atau corporate social responsibility (CSR) yang berarti harus berkontribusi membantu memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

"Dan itu merupakan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat," katanya lagi.

Ia melihat, saat ini di beberapa daerah termasuk di wilayah Kabupaten Tangerang ini, keterlibatan dari semua pihak dalam gotong royong untuk membantu mulai terlihat. Seperti dengan memanfaatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) daerah masing-masing.

"Melalui amil zakat itu jadi lebih mudah, baik CSR maupun Baznas. Karena sistem pertanggungjawabannya tidak seketat di APBD, dan itu menurut saya bisa dikembangkan untuk membantu masyarakat," ujarnya.

Selain mengajak dunia usaha untuk terlibat dalam membantu warga yang terdampak COVID-19, Mendagri juga meminta, agar pemerintah daerah mempercepat pendistribusian bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah setempat.

"Di samping itu saya berharap kepada teman-teman daerah lain, juga agar mempergunakan APBD itu sesuai kepentingannya, serta segera merealisasikan bantuan untuk masyarakat terdampak," uujarnya lagi.

Kemudian, anggaran bantuan sosial maupun biaya tak terduga dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar terdampak pandemi. Dengan cara melakukan identifikasi menyeluruh terkait data penerima bantuan.
Baca juga: Mendagri ajak seluruh pihak gotong royong penanganan pascabanjir
Pewarta : Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021