COVID-19 meningkat, Tokyo akan tambah tempat tidur rumah sakit

COVID-19 meningkat, Tokyo akan tambah tempat tidur rumah sakit

Sejumlah ofisial dan wartawan melihat pertandingan panahan Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Penyelenggaraan Olimpiade yang diselenggarakan tanpa penonton dari kalangan umum tersebut merupakan keputusan di tengah kondisi darurat COVID-19 yang sedang diberlakukan di Ibu Kota Jepang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Jakarta (ANTARA) - Tuan rumah Olimpiade 2020, Tokyo,  meminta rumah sakit untuk menyiapkan lebih banyak tempat tidur untuk pasien COVID-19 ketika ibu kota Jepang itu bergulat dengan penyebaran infeksi virus corona, kata penyiar TBS, Selasa.

Dengan semakin banyaknya rumah sakit yang menerima pasien COVID-19, Tokyo bermaksud untuk menambah jumlah tempat tidur menjadi 6.406 pada awal Agustus dari jumlah sekarang, yakni 5.967, menurut berita TBS.

Rumah-rumah sakit harus mempertimbangkan untuk menunda operasi yang direncanakan dan mengurangi layanan untuk pasien perawatan lain, kata TBS yang mengutip pemberitahuan dari otoritas kota Tokyo kepada lembaga-lembaga medis.

Kasus harian COVID-19 di ibu kota Jepang, yang telah mengizinkan masuknya pengunjung luar negeri untuk Olimpiade 2020 Tokyo, naik dua kali lipat menjadi 1.429 pada Senin dibandingkan seminggu sebelumnya.

Sementara upaya vaksinasi ditujukan untuk meningkatkan perlindungan bagi warga lansia yang kemungkinan besar membutuhkan perawatan darurat jika mereka jatuh sakit, hanya 36 persen dari populasi di Jepang yang telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin, menurut pelacak vaksinasi Reuters.

Sumber: Reuters
Baca juga: Olimpiade Tokyo pun digelar meski diselimuti kekhawatiran COVID-19
Baca juga: Empat atlet gagal tampil di Olimpiade karena positif COVID-19
Baca juga: Guinea putuskan absen di Olimpiade Tokyo karena pandemi COVID-19
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021