Sulut capai rekor kasus COVID-19 terbanyak setelah bertambah 708 orang

Sulut capai rekor kasus COVID-19 terbanyak setelah bertambah 708 orang

Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH. ANTARA/Karel A Polakitan

Manado (ANTARA) - Kasus harian warga Sulawesi Utara (Sulut) yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai rekor terbanyak setelah ada tambahan 708 orang, Sabtu.

"Pada bulan Juli 2021 dalam rentang waktu hanya dua minggu telah terjadi peningkatan kasus sangat cepat," ujar Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH di Manado, Sabtu.

Setiap minggu, kata dia, terjadi puncak kasus harian dan rekor tertinggi kasus harian selama pandemi COVID-19 terjadi pada hari ini yakni sebanyak 708 kasus.

Berdasarkan kondisi epidemiologi kasus COVID-19 ini, sebut Steaven, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menekan angka penularan yaitu memperketat pelaksanaan PPKM di wilayah desa/kelurahan/jaga/lingkungan sesuai dengan level asesmen kasus COVID-19 suatu wilayah.

Baca juga: Sulut kembali alami rekor kasus harian COVID-19
Baca juga: Animo warga Kota Bitung lakukan vaksinasi COVID-19 tinggi


Selanjutnya, tetap ketat mentaati protokol kesehatan '6M' yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak lebih dari dua meter, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Bagi kontak erat, kata dia, wajib melaksanakan karantina sambil menunggu hasil tes PCR atau segera melakukan pemeriksaan RDT Antigen.

"Selain itu, memperkuat pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment)," katanya.

Lima kabupaten dan kota penyumbang kasus harian terbanyak yaitu Kota Tomohon (170 kasus), Kota Manado (159 kasus), Kabupaten Minahasa (153 kasus), Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (52 kasus) dan Kabupaten Minahasa Tenggara (50 kasus).

Baca juga: Pemkot Bitung minta tambahan kuota vaksin COVID-19
Baca juga: Satgas belum memastikan VoC sebabkan lonjakan kasus COVID-19 di Sulut
Baca juga: Enam kabupaten dan satu kota sumbang kenaikan COVID-19 di Sulut
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021