BRIN pamerkan hasil riset dan jajaki kerja sama di World Expo 2020

BRIN pamerkan hasil riset dan jajaki kerja sama di World Expo 2020

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko. (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan mensosialisasikan produk riset dan inovasi bangsa Indonesia dan menjajaki peluang kerja sama dengan mitra potensial saat mengikuti World Expo 2020 Dubai.

"Kesempatan ini sekaligus menjadikan BRIN berpeluang menjajaki kerja sama dengan mitra potensial guna mendukung target BRIN ke depan, yaitu menjadikan Indonesia sebagai pusat dan platform riset global berbasis sumber daya alam dan keanekaragaman (hayati, geografi, seni budaya) lokal,” Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu.

Keikutsertaan BRIN dalam World Expo 2020 Dubai juga menjadi bagian dari upaya mensosialisasikan program dan capaian BRIN ke masyarakat global.

BRIN menjadi salah satu dari kementerian/lembaga yang berpartisipasi dalam World Expo 2020 Dubai yang akan berlangsung pada 1 Oktober 2021 - 31 Maret 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE).

Dalam ajang tersebut, BRIN bersama dengan 22 kementerian/lembaga lain dan 16 pemerintah daerah, serta sektor swasta akan meramaikan Paviliun Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Perdagangan RI.

Dengan mengusung tema Creating the Future, From Indonesia to The World, pada expo tersebut, Indonesia akan menghadirkan inovasi dan warisan Nusantara dalam usaha menjadikan bangsa Indonesia sebagai salah satu kekuatan dan potensi terbesar di dunia.

Selain itu, Handoko menuturkan BRIN ke depan akan menjadi fasilitator dan enabler industri dalam melakukan pengembangan produk berbasis riset.

Baca juga: BRIN ingin jadikan riset teknologi nuklir Indonesia bertaraf global

Ia mengatakan BRIN berupaya menciptakan industri dengan basis riset kuat dalam jangka panjang, menjadi platform penciptaan sumber daya manusia (SDM) unggul di setiap bidang keilmuan, dan wirausaha berbasis inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan dampak ekonomi langsung dari aktivitas riset, dan menjadikan sektor iptek sebagai tujuan investasi jangka panjang serta penarik devisa.

Sementara itu, Koordinator Publikasi dan Dokumentasi BRIN Boni Agusta menuturkan BRIN akan menampilkan video dari berbagai produk riset dan inovasi penanggulangan COVID-19 yaitu alat deteksi Genose C19, RT-Lamp Saliva, Ventilator Vent-I, Respirator GLP HFNC-01, rapid test kit CePAD, dan vaksin Merah Putih.

Selain itu, BRIN juga akan menampilkan teknologi mitigasi bencana yang meliputi INA-TEWS, teknologi modifikasi cuaca, Satelit LAPAN A5, dan Sistem Pemantauan Bumi Nasional Berbasis Android (Sipandora).

Ada juga teknologi yang ditampilkan BRIN terkait Prioritas Riset Nasional, yakni garam industri, PUNA MALE, katalis Merah Putih, ethambutol, dan samarium, serta teknologi penerbangan dan antariksa yang meliputi Pesawat N219 dan N219-Amfibi, Observatorium Nasional Timau, roket dua tingkat, serta PUNA Alap-Alap. Dan masih banyak lagi produk inovasi lainnya yang akan ditampilkan dalam expo itu.

Expo 2020 Dubai merupakan bagian dari agenda World Expo yang merupakan ajang perhelatan akbar terbesar di dunia setelah Olimpiade dan Piala Dunia. Ajang yang rencananya digelar pada 2020 namun ditunda akibat pandemi itu akan diikuti 192 negara. Bagi Indonesia, partisipasi di Expo 2020 Dubai merupakan yang ke-8 dari keikutsertaan di World Expo sejak 1964.

Baca juga: Ketua DPD berharap BRIN jadi lokomotif kedaulatan teknologi nasional
Baca juga: BRIN dan RISH Jepang akan bangun radar atmosfer EMU di Sumatera Barat


***3***
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Suharto
COPYRIGHT © ANTARA 2021