Kemenkes: Kaltara dominasi pasien sembuh dari COVID-19

Kemenkes: Kaltara dominasi pasien sembuh dari COVID-19

Ilustrasi - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi (kiri) dalam konferensi pers "Kejar Vaksinasi Lansia Demi Indonesia yang Lebih Sehat" secara daring diikuti di Jakarta, Kamis (7/10/2021). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan menyatakan jumlah warga yang berhasil sembuh dari COVID-19, pada Jumat, mencapai 3.514 dengan jumlah terbanyak didominasi warga Kalimantan Utara dengan 1.110 pasien.

Dari siaran pers Kemenkes yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa di posisi kedua dan ketiga ada Aceh dengan 273 pasien dan DKI Jakarta dengan 209 pasien sembuh.

Selanjutnya Papua dan Jawa Timur dengan masing-masing 173 dan 169 pasien sembuh.

Kemudian penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 mencapai 1.384 kasus, pada Jumat, dengan provinsi yang menyumbang penambahan kasus tertinggi DKI Jakarta sebanyak 150 kasus.

Baca juga: Dinkes: Total 1.281 anak di Kalbar positif COVID-19

Baca juga: Anies: Jakarta nol kematian COVID-19 dalam 24 jam terakhir


Jawa Tengah tercatat menempati urutan kedua dengan penambahan 144 kasus.

Disusul Jawa Timur dan Jawa Barat dengan masing-masing 119 kasus dan 107 kasus. Sulawesi Utara di posisi kelima dengan 88 kasus.

Jumlah pasien meninggal akibat COVID-19 di Tanah Air pada hari ini tercatat ada 66 pasien. Dari jumlah tersebut, Jawa Tengah dan Papua di posisi teratas dengan masing-masing 10 pasien meninggal.

Disusul Aceh dengan sembilan pasien meninggal. Kemudian Jawa Timur dan Sumatera Utara masing-masing tujuh dan lima pasien.

Secara nasional, jumlah kasus aktif turun sebanyak 2.196 kasus menjadi 25.551 kasus aktif.

Jumlah spesimen yang diperiksa pada Jumat sebanyak 268.146 spesimen dengan positivity rate sebesar 0,80 persen.*

Baca juga: IDI berharap tidak terjadi gelombang ketiga kasus COVID-19

Baca juga: Kasus aktif COVID-19 di Bantul menurun tinggal 192 orang
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021