Ma'ruf Amin sebut tiga unsur penting untuk pengembangan SDM Indonesia

Ma'ruf Amin sebut tiga unsur penting untuk pengembangan SDM Indonesia

Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin, menyampaikan orasi ilmiah di acara Wisuda Universitas Ibrahimy Situbondo, Jawa Timur, Kamis (21/10/2021). ANTARA/HO-Sekretariat Wakil Presiden

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, menyebutkan tiga unsur penting yang harus dikuasai oleh sumber daya manusia (SDM) di Indonesia di tengah perkembangan global dan kemajuan teknologi untuk menuju cita-cita SDM Unggul.

"Kita harus memastikan bahwa SDM Indonesia menguasai Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), Rin (Riset dan Inovasi) dan memiliki jiwa wirausaha," kata dia, saat menyampaikan orasi ilmiah di acara Wisuda Universitas Ibrahimy Situbondo, Kamis.

Baca juga: AIPI: Pengelolaan biodiversitas berkelanjutan harus didukung SDM andal

Ia menjelaskan ketiga unsur tersebut dapat membuat SDM Indonesia menjadi kreatif, inovatif, produktif serta mampu berkompetisi di tingkat global.

Ia mencontohkan salah satu usaha rintisan atau start up business buatan anak muda Indonesia yang cukup besar, yakni Ruangguru. Usaha rintisan itu mengalami kenaikan nilai, dari 6.000.000 pengguna di 2015 menjadi 17.000.000 di 2019.

"Atas capaian itu, Ruangguru meraih tidak saja peningkatan nilai atau valuasi perusahaannya, tapi juga berbagai penghargaan internasional," kata dia.

Baca juga: Wapres ingatkan masa depan Indonesia tak lagi bertumpu hanya pada SDA

Selanjutnya, dia juga mencontohkan perusahaan teknologi multinasional Apple Inc. asal Amerika Serikat, yang menjadi perusahaan pertama dengan capaian valuasi sebesar 2 triliun dolar AS pada Agustus 2020, saat kondisi krisis pandemi Covid-19.

"Dengan aset terbesarnya yang berupa inovasi, nilai perusaan Apple melampaui besaran produk domestik bruto beberapa negara, seperti Kanada, Brasil, Korea Selatan, Spanyol dan Australia," katanya.

Baca juga: Menteri PPPA: Pendidikan karakter anak wujudkan SDM berkualitas

Terakhir, dia menilai perusahaan minyak dan gas nasional Arab Saudi bernama Saudi Aramco merupakan bisnis dengan valuasi serupa dengan Apple Inc. yakni 2 triliun dolar AS.

"Yang membedakan adalah Apple mencapai valuasi 2 triliun dolar AS dari inovasi sebagai sumber daya terbesarnya, sementara Aramco mendapatkan valuasi dari cadangan minyak yang dikelolanya," katanya.

Baca juga: Wapres: SDM Indonesia harus dipacu untuk bersaing di tingkat global

Dengan contoh tiga perusahaan itu dia berharap anak muda Indonesia terpicu meningkatkan kapabilitas diri dengan ketiga unsur yang disebut Wapres di atas.

"Dari contoh-contoh tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa masa depan dan kemajuan bangsa kita tidak boleh lagi bertumpu hanya pada sumber daya alam, tapi pada SDM yang menguasai IPTEK, RIN dan kewirausahaan," ujar dia.

Pewarta : Fransiska Ninditya
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021