China ekspor kapal perang terbesar, tercanggih ke Pakistan

China ekspor kapal perang terbesar, tercanggih ke Pakistan

Ilustrasi--Kapal fregat rudal kendali Yueyang milik Angkatan Laut China berpartisipasi dalam latihan gabungan angkatan laut China-Thailand di lepas pantai selatan kota pelabuhan Shanwei, provinsi Guandong, China, Senin (6/5/2019) (REUTERS/Stringer)

Beijing (ANTARA) - China mengekspor kapal perang terbesar dan tercanggih ke Pakistan yang tidak pernah dilakukannya ke negara mana pun.

Pelepasan kapal jenis fregat hasil rancang bangun China State Shipbuilding Corporation Limited (CSSC) untuk Angkatan Laut Pakistan itu dilakukan melalui upacara seremonial di galangan CSSC di Shanghai, Senin (8/11).

Fregat 054 yang kemudian dinamai dengan PNS Tughril tersebut dibuat khusus untuk AL Pakistan dengan teknologi mutakhir, berdaya jelajah tinggi dengan kemampuan perang antar permukaan, dari permukaan ke udara, dan dari permukaan ke bawah laut, selain juga kemampuan pengawasan yang luas, demikian media China, Selasa.

Dilengkapi dengan sistem peralatan tempur elektronik yang canggih dan modern, kapal fregat bernomor lambung 054A/P tersebut dapat menjalankan sejumlah misi peperangan dalam berbagai situasi.

Baca juga: China kerahkan perusak radar di latihan bersama Rusia-AS di Pakistan

Ini fregat terbesar dan tercanggih yang pernah China ekspor, demikian CSSC.

Pengiriman PNS Tughril tersebut menjadi babak baru kemitraan Pakistan-China yang telah teruji oleh ruang dan waktu yang relatif lama, demikian Duta Besar Pakistan untuk China Mouin ul Haque dikutip Global Times.

Direktur CSSC Du Gang yang juga wakil Partai Komunis China (CPC) di galangan tersebut mengaku bangga bisa mengirimkan PNS Tughril tepat waktu.

Menurut dia, ekspor tersebut menjadi tonggak utama dalam kemitraan jangka panjang China-Pakistan karena kedua negara terikat oleh rasa saling percaya.

Pakistan yang 90 persen populasinya Muslim merupakan sekutu utama China dalam berbagai bidang.

Pakistan bersama China dan Rusia turut membidani berdirinya pemerintahan baru di Afghanistan. 

Baca juga: China ajak Pakistan dan Turki dukung transisi di Afghanistan
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021