Kasus positif COVID-19 tambah 261 kasus, terbanyak dari Jabar

Kasus positif COVID-19 tambah 261 kasus, terbanyak dari Jabar

Update COVID-19 dan jumlah vaksinasi milik Satgas COVID-19 yang diterima oleh ANTARA di Jakarta, Selasa (7/12/2021). (ANTARA/HO-SATGAS COVID-19)

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyebutkan jumlah orang yang terkonfirmasi COVID-19 di Tanah Air bertambah sebanyak 261 kasus, dengan Jawa Barat terbanyak yakni 59 kasus.

Berdasarkan data satgas yang dikutip ANTARA di Jakarta, Selasa, penyumbang kasus positif tertinggi selanjutnya setelah Jabar pada hari ini Jawa Timur 36 kasus, DKI Jakarta 31 kasus, Jawa Tengah 17 kasus, dan Nusa Tenggara Timur 17 kasus.

Hal tersebut menjadikan secara keseluruhan jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 4.258.076 kasus tersebar di seluruh penjuru negeri.

Satgas COVID-19 menyebutkan bahwa jumlah kasus aktif di Indonesia kembali menurun. Tercatat total kasus aktif di seluruh Indonesia saat ini 5.466 kasus setelah turun 176 kasus.

Baca juga: Epidemolog Lampung sarankan vaksinasi dipercepat cegah lonjakan kasus

Lebih lanjut, COVID-19 juga turut meningkatkan jumlah orang yang meninggal. Kasus kematian saat ini bertambah sebanyak 17 jiwa menjadikan total angka kematian di Tanah Air sebanyak 143.893 jiwa.

Namun, jumlah orang yang sembuh dari virus tipe SARS-CoV-2 tersebut terus mengalami peningkatan yang signifikan. Tercatat hingga hari ini sebanyak 4.108.717 orang sembuh setelah bertambah sebanyak 420 orang.

Menurut catatan Satgas COVID-19, daerah yang banyak menyumbang kasus sembuh tertinggi, yaitu Jawa Barat 102 orang, Riau 65 orang, D.I. Yogyakarta 47 orang, Jawa Timur 41 orang, dan DKI Jakarta 38 orang.

Sebanyak 375.878 spesimen dari beragam tes COVID-19 telah diperiksa dan 6.116 orang telah masuk kategori suspek, dengan positivity rate spesimen harian 0,14 persen dan tingkat positivity rate orang harian 0,09 persen.

Menurut Satgas COVID-19, seluruh komponen dalam masyarakat harus lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan serta tidak melakukan mobilitas di luar rumah bila tidak ada kepentingan yang mendesak guna mencegah penularan kasus lebih meluas.

Baca juga: Kasus sembuh dari COVID-19 di Gunung Kidul bertambah delapan orang
Baca juga: Kasus sembuh COVID-19 bertambah 419, meninggal bertambah 11 orang

Pewarta : Hreeloita Dharma Shanti
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021