Besok rekomendasi Pansus KPK dibacakan di Rapat Paripurna

Besok rekomendasi Pansus KPK dibacakan di Rapat Paripurna

Ketua KPK Agus Rahardjo (kanan), Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kiri) dan anggota Pansus Hak Angket KPK Arteria Dahlan (tengah) meninggalkan ruangan usai mengikuti sidang gugatan UU MD3 di Jakarta, Kamis (8/2/2018). Mahkamah Konstitusi menolak gugatan uji materi Pasal 79 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang membahas mengenai Panitia Khusus Hak Angket DPR dan menyatakan bahwa Pansus tersebut sah secara konstitusi. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan rekomendasi Panitia Khusus Hak Angket DPR tentang Tugas dan Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dibacakan dalam Rapat Paripurna pada Rabu (14/2) sehingga diupayakan Pimpinan KPK hadir.

"Tadi saya berkomunikasi dengan Pimpinan KPK, mereka sedang mengatur jadwal untuk mengupayakan hadir," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan kehadiran Pimpinan KPK untuk menegaskan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi ketegangan antara DPR dan KPK.

Menurut dia, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan KPK pada Senin (12/2) sudah dijelaskan bahwa rekomendasi Pansus bertujuan membangun dan mendorong KPK melakukan perbaikan-perbaikan agar kinerja DPR kedepan lebih baik.

"Ini bukan soal legitimasi Pansus KPK, Pimpinan Komisi III DPR menyampaikan bahwa Putusan MK sudah diterima KPK. Kerja Pansus telah selesai dan yang penting tugas saya membangun komunikasi yang baik dengan KPK," ujarnya.


Karena itu dia berharap Pimpinan KPK pada Rabu (14/2) bisa hadir dalam Rapat Paripurna DPR sekaligus menunjukkan kepada publik bahwa hubungan DPR-KPK baik saja.

Bambang menegaskan rekomendasi Pansus KPK tidak ada perubahan dan sudah diputuskan melalui pandangan fraksi dan dalam pengambilan keputusan Tingkat II sebelum Putusan MK yang menyatakan keberadaan Pansus sah dan legal.

"Jadi kita tidak bisa ambil langkah mundur lagi sehingga apa yang nanti dibacakan besok dalam kesimpulan dan rekomendasi Pansus itu apa yang sudah diputuskan sebelumnya," katanya.


Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018