Wapres tinjau rencana pembangunan gedung baru UIM

Wapres tinjau rencana pembangunan gedung baru UIM

Wapres Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Makassar (ANTARA News) - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) HM Jusuf Kalla meninjau rencana pembangunan gedung baru Universitas Islam Makassar (UIM), di Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu.

Jusuf Kalla (JK) disambut langsung oleh Rektor UIM, Dr Majdah Muhyiddin Zain Msi dan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Algazali Makassar Prof Iskandar Idy.

Mantan Wakil Gubernur Sulsel dua periode, Agus Arifin Nu`mang, yang tak lain adalah suami Dr Majdah, juga nampak hadir di Kampus UIM. Ada juga Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Nasaruddin Umar, dan Imam Besar Masjid New York Dr Muhammad Shamsi Ali.

"Selamat datang kembali Bapak Wapres JK di Kampus UIM. Terima kasih atas waktunya. Beliau adalah spirit bagi UIM sehingga terus bergerak maju," sambut Dr Majdah.

Di sela-sela sambutannya, JK sempat menyapa Agus Arifin Nu`mang, yang tak lain adalah calon gubernur Sulsel. Bahkan JK tak sungkan memanggil Agus dengan panggilan "Pak Gubernur".

Pada kesempatan tersebut JK menyampaikan terima kasihnya pada Rektor UIM yang sudah menjalankan tugas dengan baik sehingga UIM menjadi salah satu perguruan tinggi Islam yang diperhitungkan.

"Terima kasih juga Bapak Rektor (sambil tunjuk Agus), eh Pak Gubernur. Mari kita sama-sama doakan semoga Agus ini jadi gubernur. Tolong Ketua Yayasan pimpin doa untuk Agus dan UIM," kata orang nomor dua di Indonesia ini yang diamini para hadirin.

Sebelumnya, Wapres JK pada kunjungan kerjanya di Kota Makassar, diantaranya untuk membuka acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XVIII 2018 yang digelar di Grand Clarion Hotel Makassar, Minggu.

PSBM XVIII 2018 ini mengusung tema "Saudagar Bersinergi untuk Negeri". Ribuan saudagar asal Bugis-Makassar dari segala penjuru di Indonesia berkumpul di acara itu, termasuk delegasi dari tujuh negara sahabat.

(T.S036/B/R010/R010) 

Baca juga: Mahasiswa Teknik Dan Sospol UIM Bentrok
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Aditia Maruli Radja
COPYRIGHT © ANTARA 2018