Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf diterima partai koalisi

Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf diterima partai koalisi

Dokumentasi Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta (ANTARA News) - Sekretaris Tim Kampanye Nasinal Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, mengatakan, sosok ketua tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf telah dipilih dan diterima oleh sembilan partai koalisi pendukung.

Di Posko Pemenangan di Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, dia mengatakan, bakal calon presiden Joko Widodo akan mengumumkan ketua tim kampanye pada Jumat ini. 
 
"Hari ini, Pak Jokowi direncanakan akan mengumumkam siapa yang ditunjuk sebagai ketua tim kampanye nasional," ujar sekretaris jenderal DPP PDI Perjuangan ini. 
 
Menurut dia, seluruh struktur tim pemenangan yang berasal dari partai politik dan relawan sudah siap bekerja sama di bawah ketua tim. 
 
Ia enggan merinci identitas ketua tim kampanye yang akan ditunjuk sore nanti oleh Jokowi, walau di menyebutkan, bahwa ketua kampanye memiliki pengalaman di kancah nasional dan internasional.
   
Nama ketua tim kampanye, ucap Kristiyanto, merupakan nama-nama yang sudah beredar di publik. Diketahui, kandidatnya adalah Erick Thohir, Najwa Shihab, dan Chairul Tanjung.
   
"Dia punya daya terobosan dan daya kreativitas yang baik," ucapnya. Setelah ditunjuk, ketua tim nanti rencananya langsung dikenalkan kantor kampanye yang baru di luar Posko Rumah Cemara.
   
Ia memastikan nama ketua tim sukses pasangan itu telah mengerucut pada satu nama. Jokowi juga telah memastikan kesediaan nama tersebut menempati posisi Ketua TKN.
 
"Bapak Presiden sudah menghubungi," ucap dia. 
   
Rencananya, mereka juga langsung bekerja di bawah ketua tim kampanye dengan program yang sudah disusun sebelumnya.
   
Pada Sabtu (8/9), sembilan partai koalisi pendukung berencana melakukan gotong royong di Rumah Aspirasi. "Program sudah dipersiapkan dengan baik tetapi nanti dipertajam ketua tim kampanye itu," ujarnya.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018