Dishub Tangerang minta Dinkes periksa kesehatan sopir mudik Lebaran

Dishub Tangerang minta Dinkes periksa kesehatan sopir mudik Lebaran

Kepala Dishub Kabupaten Tangerang Bambang Mardi Sentosa

Tangerang (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Banten meminta kepada petugas Dinas Kesehatan setempat untuk memeriksa kesehatan para sopir angkutan mudik Lebaran 2019.

Kepala Dishub Kabupaten Tangerang Bambang Mardi Sentosa di Tangerang, Sabtu, mengatakan pihaknya secara proaktif membawa petugas Dinkes ke tempat mangkal bus supaya dapat melakukan pemeriksaan medis terhadap para sopir armada itu.

"Jika sopir sehat dan tidak menggunakan narkoba, maka mudik ke kampung halaman dengan perjalanan jauh menjadi selamat sampai ke tujuan," kata dia.

Bambang mengatakan sudah mendata beberapa lokasi mangkal bus untuk mudik, seperti di Cengkudu, Balaraja, Kuta Bumi, Pasar Kemis, Karet Sepatan, dan Cikupa.

Ia mengatakan bus-bus tersebut mangkal di lokasi itu karena tidak memiliki terminal resmi sehingga masing-masing pengelola membuat tempat tersendiri.

Namun, petugas medis langsung memeriksa kesehatan sopir di lokasi tersebut serta mencatat nama bus, termasuk tujuan operasionalnya.

Pihaknya tidak menginginkan adanya sopir yang menggunakan narkoba atau minuman beralkohol sebelum berangkat, karena dapat membahayakan keselamatan diri dan para penumpang dalam perjalanan.

Selain mengecek secara medis para sopir, pihaknya juga memeriksa kelengkapan kendaraan, seperti rem, spion, dan peralatan lainnya yang menunjang keselamatan lalu lintas.

Setelah pemeriksaan fisik, maka petugas memasang stiker angkutan Lebaran pada dinding bus tersebut.

Dalam pemeriksaan itu, terdapat 38 bus yang dilarang beroperasi karena tidak memenuhi persyaratan laik jalan.

Hal tersebut karena bus tersebut tidak lulus kir dan tanpa perizinan sebagai perusahaan angkutan umum.

Tujuan para pemudik dari Kabupaten Tangerang itu dominan ke sejumlah kota di Provinsi Jawa Tengah, seperti Solo, Purwokerto, Magelang, Pemalang, Brebes, Tegal, Purbalinga, Semarang, dan Pati.

Bahkan, banyak pemudik ke beberapa kota di Provinsi Jawa Timur, seperti Malang, Ngawi, Surabaya, Magetan, dan Kediri.

 
Pewarta : Adityawarman(TGR)
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019