Sanggar Pramuka Kotawaringin Timur untuk rumah singgah pemudik Lebaran

Sanggar Pramuka Kotawaringin Timur untuk rumah singgah pemudik Lebaran

Sanggar Pramuka di Jalan Achmad Yani Kabupaten Kotawaringin Timur yang dijadikan rumah singgah pemudik selama musim arus mudik Lebaran. (ANTARA/Norjani)

Sampit (ANTARA) - Sanggar Pramuka di Jalan Achmad Yani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng bisa menjadi alternatif calon pemudik yang ingin menginap secara gratis sambil menunggu jadwal keberangkatan kapal di Pelabuhan Sampit atau bus di Terminal Patih Rumbih.

"Selama musim arus mudik ini, Sanggar Pramuka kami jadikan sebagai lokasi rumah singgah mudik Lebaran dan sudah dibuka sejak 14 Mei lalu hingga 31 Mei mendatang," kata Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kotawaringin Timur Halikinnor di Sampit, Sabtu.

Sanggar Pramuka, katanya, cukup representatif dengan fasilitas memadai, seperti toilet dan kamar mandi. Bagi calon pemudik, hal itu dinilai cukup membantu mereka karena bisa menghemat biaya dan tidak perlu menginap di pelabuhan.

Untuk meringankan beban masyarakat yang akan mudik Lebaran, khususnya kepada calon penumpang yang keberangkatan kapalnya masih dua atau tiga hari lagi, maka Pramuka Kwartir Cabang Kotawaringin Timur menyiapkan penginapan sederhana secara gratis dengan lesehan bertempat di Sanggar Pramuka di Jalan Achmad Yani, belakang Kantor Perpustakaan Daerah Kotawaringin Timur.

Ia menyebut lokasinya strategis karena terletak di pusat kota. Sanggar Pramuka berjarak tidak sampai satu kilometer dari Pelabuhan Sampit dan hanya sekitar 100 meter dari Terminal Patih Rumbih.

Bagi calon penumpang yang menginap di Sanggar Pramuka atau rumah singgah mudik Lebaran tersebut, disiapkan angkutan gratis dari pelabuhan ke lokasi penginapan Sanggar Pramuka.

Selanjutnya, bagi calon penumpang yang jadwal keberangkatan kapalnya sudah tiba maka akan disiapkan angkutan gratis dari Sanggar Pramuka menuju Pelabuhan Sampit.

Calon penumpang yang berminat, bisa menghubungi pengurus Pramuka Kwartir Cabang Kotawaringin Timur. Penumpang bisa juga datang langsung ke sanggar karena ada yang berjaga dan siap membantu.

Pemanfaatan Sanggar Pramuka menjadi rumah singgah bagi pemudik sudah disosialisasikan kepada masyarakat.

Selain melalui selebaran yang ditempel di Pelabuhan Sampit dan Terminal Patih Rumbih, sosialisasi juga disampaikan anggota Pramuka kepada calon penumpang.

"Silakan calon pemudik memanfaatkan fasilitas ini meski dengan fasilitas yang ada. Mudah-mudahan ini bisa membantu meringankan beban para pemudik," kata Halikinnor.

Ia mengatakan anggota Pramuka di Kotawaringin Timur menunjukkan dedikasi mereka dalam banyak kegiatan untuk membantu masyarakat. Seperti dalam  musim arus mudik seperti sekarang ini, anggota Pramuka juga ikut membantu penyelenggaraan arus mudik.

Setiap kedatangan dan keberangkatan kapal di Pelabuhan Sampit dan bus di Terminal Patih Rumbih, puluhan anggota Pramuka turun membantu kelancaran arus lalu lintas dan pemudik.

Mereka tidak ragu membantu pemudik yang kesulitan mengangkat barang bawaan, membantu penyandang disabilitas, pemudik berusia lanjut, perempuan dan anak, maupun pemudik yang sakit.

Ia menyebut anggota Pramuka tidak mengeluh ketika mereka harus datang ke pelabuhan dan terminal pada malam hari, bahkan dini hari, ketika ada jadwal kapal dan bus.

Mereka, kata dia, secara tulus ingin membantu masyarakat, khususnya pemudik Lebaran.

 
Pewarta : Kasriadi/Norjani
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019