ANTARA -Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (2/9), menyatakan pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, terus dikejar untuk mendorong produksi garam nasional mencapai 5 juta ton pada 2029. Upaya tersebut juga ditargetkan menekan impor komoditas garam hingga nol pada tahun yang sama.(Nabila Athifa/Irfansyah Naufal Nasution/Chairul Fajri/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)