Jambi (ANTARA Jambi) - Gubernur Jambi Hasan Basri Agus mengingatkan agar persediaan obat di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi jangan sampai putus pascakebakaran di gudang medis rumah sakit tersebut.
     
Dari hasil pengecekan, stok obat di RSU Raden Mattaher saat ini diperkirakan masih cukup untuk tiga hari ke depan, katanya di Jambi, Jumat, ketika menanggapi terjadinya kebakaran yang menimpa gudang medis RSU Raden Mattaher.

Gudang medis RSU Raden Mattaher yang berisi obat-obatan dan peralatan medis, Rabu malam (2/4), hangus  dilalap api yang menimbulkan kerugian sekitar Rp2 miliar, namun tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Gubernur bersama jajarannya, Kamis (3/4) meninjau lokasi gudang yang terbakar sekaligus mengecek kerugian dan persediaan obat.

Lebih lanjut Hasan Basri Agus mengatakan, sekalipun terbakar ternyata obat masih tersedia di masing-masing ruangan di rumah sakit tersebut.

"Kita sudah cek, kita minta obat jangan putus. Ternyata obat masih tersedia di masing-masing ruang rumah sakit. Tapi hanya cukup untuk tiga hari," katanya.

Untuk menjaga ketersediaan obat, katanya, pihak rumah sakit sudah melakukan pertemuan dan agen-agen atau distributor yang biasa menyupali obat ke RSU Raden Mattaher.

Pemerintah juga akan ikut memikirkan permasalahan obat ini, bahkan jika dimungkinkan, untuk pengadaan obat akan menggunakan dana APBD.

"Namun hal ini akan dikoordinasikan dulu dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jambi. Apakah bisa menggunakan dana APBD," katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Bambang Bayu Suseno mengatakan, peristiwa kebakaran yang melalap gudang medis RSU Raden Mattaher jangan sampai mengganggu pelayan kepada pasien.

"Kita minta pelayanan kepada pasien tetap berjalan maksimal sekalipun ada kebakaran," katanya saat meninjau lokasi kebakaran.

Ia mengatakan, pihaknya juga belum mengetahui penyebab kebakaran yang menghaguskan gedung yang berada di bagian belakang rumah sakit itu.

"Saya juga berharap stok obat dan peralatan medis untuk pelayanan masyarakat tidak terganggu, katanya.

Bambang minta agar pihak rumah sakit segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjaga persediaan obat tersebut.(Ant)

Pewarta:

Editor : Edy Supriyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2014