Jambi (ANTARA Jambi) - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA)-Edi Purwanto dan Zumi Zola-Fachrori Umar, menandatangani deklarasi kesepakatan damai dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 9 Desember mendatang.
Deklarasi yang dilaksanakan di Lapangan Eks Arena MTQ Kota Jambi, Rabu, juga ditandatangani Penjabat Gubernur Jambi H Irman, Kapolda Jambi, Brigjen Pol Lutfi Lubihanto dan Komandan Korem 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Makmur.
Dalam deklarasi damai itu ada lima poin yang pada intinya masing-masing calon diharapkan untuk saling menjaga ketertiban agar rangkaian pemilihan berlangsung dengan damai, tertib dan kondusif.
Sebelum dilaksanakannya deklarasi ini, terlebih dahulu dilakukan gelar pasukan Operasi Mantap Praja 2015, di mana, Polda Jambi mempersiapkan 4.400 personel dan Korem 042/Gapu sebanyak 2.500 prajurit TNI.
Kapolda Jambi, Brigjen Pol Lutfi Lubihanto, mengatakan ini merupakan kesiapan dari personel Polri dan TNI yang dilibatkan dalam rangka kegiatan pengamanan untuk mengawal Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, pada 9 Desember 2015.
"Untuk mengantisipasi kemungkinan, kita memprediksi yang terburuk terjadi yang kemudian dilakukan langkah-langkah persiapan dengan kegiatan latihan," kata Lutfi.
Pihak kepolisian memprediksi seluruh daerah memiliki efek kerawanan yang sama. Untuk itu bobot pengamanan di tiap-tiap daerah juga sama termasuk daerah perbatasan.
"Setiap Polres juga sudah berkoordinasi dengan Kodim untuk melakukan pengamanan dini. Seluruh daerah menjadi prioritas dan fokus pengamanan kami," kata Kapolda Jambi, Lutfi.
Kapolda menghimbau seluruh masyarakat untuk dapat menjaga diri masing-masing dan menghindari terjadinya gesekan. Jangan mengganggu hak orang lain dan masyarakat dan tetaplah menjalankan aktivitas.
Sementara Dandrem 042/Gapu, Kolonel Inf Makmur, menegaskan, pihaknya selalu bersinergi dengan kepolisian dan siap untuk membantu. Bahkan, sejauh ini pasukan sudah disiapkan. Nantinya, seluruh prajurit dikerahkan hingga ke Babinsa.
"Yang jelas kami dari TNI siap untuk membantu kepolisian dalam bekerja dan intelijen kita juga sudah turun," kata Kolonel Makmur.
Sementara itu Penjabat Gubernur Jambi, H Irman, mengatakan pengamanan ini merupakan salah satu kunci suksesnya Pilkada 9 Desember nanti.
Dirinya memberikan apresiasi kepada Polda Jambi, dengan segala kesiapannya. Tentunya, diharapkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan gangguan-gangguan terhadap pilkada nanti.
Tetapi kalau terpaksa, maka Polda dan jajarannya didukung oleh TNI sudah sangat siap dan diharapkan, apapun yang disiapkan ini tidak dilaksanakan karena masyarakat di Jambi sepenuhnya juga sangat tinggi rasa persaudaraan dan sportivitasnya, kata Irman. (Ant)
COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2015
Deklarasi yang dilaksanakan di Lapangan Eks Arena MTQ Kota Jambi, Rabu, juga ditandatangani Penjabat Gubernur Jambi H Irman, Kapolda Jambi, Brigjen Pol Lutfi Lubihanto dan Komandan Korem 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Makmur.
Dalam deklarasi damai itu ada lima poin yang pada intinya masing-masing calon diharapkan untuk saling menjaga ketertiban agar rangkaian pemilihan berlangsung dengan damai, tertib dan kondusif.
Sebelum dilaksanakannya deklarasi ini, terlebih dahulu dilakukan gelar pasukan Operasi Mantap Praja 2015, di mana, Polda Jambi mempersiapkan 4.400 personel dan Korem 042/Gapu sebanyak 2.500 prajurit TNI.
Kapolda Jambi, Brigjen Pol Lutfi Lubihanto, mengatakan ini merupakan kesiapan dari personel Polri dan TNI yang dilibatkan dalam rangka kegiatan pengamanan untuk mengawal Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, pada 9 Desember 2015.
"Untuk mengantisipasi kemungkinan, kita memprediksi yang terburuk terjadi yang kemudian dilakukan langkah-langkah persiapan dengan kegiatan latihan," kata Lutfi.
Pihak kepolisian memprediksi seluruh daerah memiliki efek kerawanan yang sama. Untuk itu bobot pengamanan di tiap-tiap daerah juga sama termasuk daerah perbatasan.
"Setiap Polres juga sudah berkoordinasi dengan Kodim untuk melakukan pengamanan dini. Seluruh daerah menjadi prioritas dan fokus pengamanan kami," kata Kapolda Jambi, Lutfi.
Kapolda menghimbau seluruh masyarakat untuk dapat menjaga diri masing-masing dan menghindari terjadinya gesekan. Jangan mengganggu hak orang lain dan masyarakat dan tetaplah menjalankan aktivitas.
Sementara Dandrem 042/Gapu, Kolonel Inf Makmur, menegaskan, pihaknya selalu bersinergi dengan kepolisian dan siap untuk membantu. Bahkan, sejauh ini pasukan sudah disiapkan. Nantinya, seluruh prajurit dikerahkan hingga ke Babinsa.
"Yang jelas kami dari TNI siap untuk membantu kepolisian dalam bekerja dan intelijen kita juga sudah turun," kata Kolonel Makmur.
Sementara itu Penjabat Gubernur Jambi, H Irman, mengatakan pengamanan ini merupakan salah satu kunci suksesnya Pilkada 9 Desember nanti.
Dirinya memberikan apresiasi kepada Polda Jambi, dengan segala kesiapannya. Tentunya, diharapkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan gangguan-gangguan terhadap pilkada nanti.
Tetapi kalau terpaksa, maka Polda dan jajarannya didukung oleh TNI sudah sangat siap dan diharapkan, apapun yang disiapkan ini tidak dilaksanakan karena masyarakat di Jambi sepenuhnya juga sangat tinggi rasa persaudaraan dan sportivitasnya, kata Irman. (Ant)
Editor : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2015