Jambi (ANTARA Jambi) - Asian Agri mengajak sebanyak 15  mahasiswa  untuk  melihat  langsung praktek-praktek  industri  ramah  lingkungan  yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan di Pulau Sumatera itu.

Berkolaborasi   dengan   Tanoto  Foundation   (TF),  mahasiswa  penerima beasiswa itu berkesempatan untuk melihat bagaimana salah satu unit bisnis Asian Agri yakni PT Dasa Anugrah Sejati  (PT.DAS) dapat mengelola limbah cair Pabrik KelapaSawit (PKS) / Palm Oil Mill Effluent (POME)  menjadi energi listrik, di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Tajung Jabung Barat.

Manager pabrik PT DAS,  Helsin Sinuraya, mengatakan operasional Pabrik Listrik Tenaga  Biogas (PLTBg) yang  mengolah limbah cair menjadi energi listrik, selain ramah lingkungan juga memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

"Bahan baku dari PLTBg adalah limbah cair PKS, sehingga dengan adanya PLTBg ini limbah cair akan diolah menjadi biogas  yang dapat menghasilkan energi listrik. Artinya PKS akan menjadi ramah lingkungan, sekaligus memberi nilai tambah bagi perusahaan karena energi dihasilkan dimanfaatkan untuk operasional," katanya.

Bahkan, pihaknya saat ini sedang menjajaki agar energi listrik yang dihasilkan PT DAS itu dapat juga dimanfaatkan masyarakat melalui kerja sama dengan PT PLN. 

Adapun potensi energi listrik yang dihasilkan oleh PLTBg ini bisa  mencapai dua megawatt (MW). Artinya apabila kita asumsikan listrik rumah tangga adalah 900 watt,  potensi energi tersebut dapat menerangi sekitar 2000 rumah, kata Helsin Sinuraya.

Pewarta: Gresi Plasmanto

Editor : Azhari


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2016