Jambi, Antaranews Jambi - Rektor Universitas Jambi (Unja) Prof H Johni Najwan SH MH PhD mengaku lega telah memenuhi salah satu janjinya menjadikan perguruan tinggi negeri tertua di Provinsi Jambi itu berstatus Badan Layanan Umum (BLU) pada awal November 2017. 

"Terus terang dengan status Satuan Kerja (Satker) sebelumnya menjadi beban dalam upaya melakukan percepatan. Dan akhirnya bisa memenuhi janji saya membawa Unja menjadi BLU dalam kurun sebelum dua tahun  kepemimpinan saya di sini," kata Johni Najwan di Jambi, Jumat.

Sementara itu Jumat (26/1) ini, kata dia merupakan hari bersejarah bagi Unja dan juga dirinya yang tepat dua tahun memimpin perguruan tinggi itu. Guru besar yang juga pakar perbandingan hukum Unja tersebut dilantik menjadi Rektor Unja pada 26 Januari 2016 menggantikan pendahulunya Prof Dr Aulia Tasman.

"Saya dilantik oleh Menteri Ristek Dikti tepat 26 Januari 2016, jadi hari ini (Jumat, 26/1) pukul 11.45 WIB adalah tepat dua tahun saya menjabat rektor Unja," kata rektor yang juga Ketua Umum Himpunan Masyarakat Minang di Jambi itu.

Target membawa Unja meraih status BLU diungkapkannya pada awal kepemimpinannya. Bahkan ia menyatakan siap mundur bila tidak bisa membawa Unja meraih status BLU dalam dua tahun kepemimpinanya di kampus Pinang Masak tersebut, dan hasilnya status itu diperolehnya kurang dari dua tahun kepemipinannya.

Ia menyebutkan, program pengembangan Unja di bawah kepemimpinanya 'on the track' bahkan saat ini Unja telah memiliki 'road map' pengembangan perguruan tinggi itu hingga tahun 2045, atau tepat dengan momentum 100 tahun Indonesia Merdeka.

Hal itu, menurut dia merupakan program pengembangan jangka panjang Unja, selain memiliki target jangka pendek dan menengah yang disinergikan dengan langkah strategi menuju "world class university".

Ia mengapresiasi kerja keras dan loyalitas seluruh komponen di Unja yakni unsur pimpinan, guru besar, dosen, kepala unit, karyawan dan juga mahasiswa dalam mendukung Unja dalam meningkatkan performance.

"Peningkatan performance dan kinerja Unja saat ini, tidak lepas dari dukungan semua pihak di kampus ini, saya sangat mengapresiasi semuanya," kata Johni Najwan.

Tahun 2017, rektor mencanangkan sebagai Tahun Prestasi, Kompetisi dan Promosi. Dan pada 2018 ditambah dengan Tahun Kebersamaan, artinya pencapaian dan keberhasilan yang diraih merupakan kerja bersama dan untuk kemajuan bersama seluruh elemen di Universitas Jambi.

Meski demikian, kata rektor , masih banyak pekerjaan rumah dan tantangan bagi Unja untuk menjadi perguruan tinggi yang bersaing di kancah nasional maupun internasional. Ia komitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM antara lain meningkatkan pendidikan dosen, memaksimalkan penelitian dan penulisan karya ilmiah dosen di jurnal nasional maupun internasional serta aktif dalam berbagai penelitian dan pengabdian masyarakat.

"Kehadiran Universitas Jambi ke depan harus semakin dirasakan oleh masyarakat, saat ini kita telah andil dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat di kabupaten/kota di Jambi, salah satunya peneliti Unja ikut dalam penelitian restorasi gambut yang bersinergi dengan perguruan tinggi di Jerman," kata Prof H Johni Najwan menambahkan.***

    

Pewarta: Antara

Editor : Syarif Abdullah


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2018