Jambi (ANTARA) - Seluruh pejabat Universitas Jambi (Unja) menandatangani perjanjian kinerja pejabat di lingkungan Unja 2025 dimana hal itu dilakukan untuk mewujudkan kinerja dari Universitas Jambi yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil.
Rektor Unja Prof Helmi di Jambi, Senin mengatakan penandatangan kinerja ini disaksikan langsung wakil rektor agar seluruh pejabatnya berkomitmen bersama dalam meningkatkan kinerja dan mengapresiasi capaian kinerja 2024 yang dinilai baik, bahkan beberapa dekan mencapai kategori sangat baik
“Jika kita evaluasi kinerja pada 2024, alhamdulillah capaian kita sudah masuk dalam kategori baik dimana dirinya sendiri juga mendapat penilaian baik sekali, dan beberapa dekan bahkan meraih hasil di atas ekspektasi, yakni sangat baik," katanya.
Pada 2025, Unja akan kembali menandatangani perjanjian bersama-sama, dan mudah-mudahan tahun ini bisa dapat mencapai hasil yang lebih baik lagi demi Unja yang dicita-citakan.
Prof Hemli mengajak semua pihak terus berkolaborasi untuk meningkatkan kinerja Unja ke depan. "Mari kita jaga semangat, tingkatkan kekompakan, dan bersama-sama mendorong perbaikan kinerja secara berkelanjutan," katanya.
Pentingnya perjanjian kinerja sebagai dasar penilaian dan arah pencapaian kinerja pejabat di lingkungan Unja. Perjanjian kinerja ini adalah salah satu kontrak yang ditandatangani oleh pejabat di lingkungan Unja.
Ketercapaian kontrak kinerja dari seluruh pejabat di lingkungan Unja nantinya akan mempengaruhi kontrak kerja Rektor kepada Kemdiktisaintek.
"Harapan saya, dengan target-target yang sudah ditentukan itu, tidak membuat sulit, tetapi justru dijadikan semangat dan cambuk untuk kemudian mampu mencapai target,” kata Prof Helmi.
Dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2025 ini, Unja berkomitmen untuk terus mendorong budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil.
"Ini mendukung terwujudnya visi Unja sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
