Cibinong, Antaranews Jambi - Aktivitas wisata pegunungan yang merupakan favorit warga Jakarta yakni kawasan Puncak Bogor dipastikan terganggu akibat akses jalan ke kawasan tersebut longsor di sejumlah titik, Senin.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor AKBP Andi M. Dicky Pastika Gading mengatakan jalur Puncak Bogor-Cianjur ditutup total akibat longsor di lima titik wilayah Selatan Kabupaten Bogor.

"Kami sudah tutup total jalur lalu lintas tersebut," katanya saat dihubungi di Cibinong, Senin.

Kapolres mengimbau masyarakat dapat mengantisipasi perjalanan menuju Puncak Bogor-Cianjur melalui jalur lain yang disarankan karena kondisi masih hujan deras dan tanah longsor masih dibersihkan.

Longsor terjadi diperkirakan karena sejak sekitar pukul 02.00 WIB sampai pukul 10.40 WIB Senin, (5/2) curah hujan di wilayah Kecamatan Cisarua cukup tinggi disertai dengan angin kencang.

Wilayah tersebut merupakan daerah perbukitan dengan kontur tanah yang labil sehingga tanah tidak kuat menahan volume air maka terjadilah bencana longsor.

Lima lokasi itu yakni di wilayah Panimbangan Kecil DesaTugu Selatan Kecamatan Cisarua yang mengakibatkan bahu jalan amblas dan material tanah dari tebing menutup sebagian bahu jalan.

Kemudian di sekitar Masjid Atta Awun Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua yang menyebabkam material tanah menutup jalan dan telah diupayakan dengan menggunakan alat berat.

Dan di Villa Pengayoman atau Kehakiman Kampung Cibeureum RT02/RW03 serta di Kampung Babakan RT03/RW04 Desa Cibeureum Kecamatan Cisarua, tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir sekitar Rp15.000.000 dan tanah menutupi sebagian jalan desa.

Ditambah longsor yang terjadi di pinggir jalan raya Sukabumi Kampung Cikereteg, Desa Ciderum Kecamatan Caringin dengan tidak ada korban jiwa dan luka namun kerugian materi sedang pendataan.

Polres Bogor, kata Dicky telah menambahkan 100 personel ke lokasi sejak pukul 08.30 WIB pada saat terjadinya bencana itu dan berkoordinasi mendatangkan sejumlah alat dan personel bantuan instansi terkait yang dibutuhkan.

"Waktu penutupan jalur masih belum bisa dipastikan, masyarakat harus tetap waspada," imbaunya.***

Pewarta: Mayolus

Editor : Syarif Abdullah


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2018