Jambi (Antaranews Jambi) - Pemerintah Provinsi Jambi akan memanfaatkan karet sebagai bahan campuran aspal untuk pembangunan jalan-jalan di daerah itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, M Fauzi, Rabu, mengatakan pembangunan jalan dengan aspal karet saat ini masih tahap koordinasi disetiap  leading sektor baik di Dinas PUPR dan Badan Penelitian Pembangunan  Daerah (Balitbangda) Provinsi Jambi untuk menentukan lokasi mana yang nanti akan dilakukan uji coba penggunaan aspal karet tersebut.

Fauzi mengatakan, anggaran untuk uji coba pengaspalan jalan menggunakan campuran karet sekitar Rp600 juta, tapi lokasinya belum tentukan karena masih dalam koordinasi.

"Anggaran uji coba sudah kita siapkan, dengan Balai Jalan juga kita koordinasi karena anggaran di Balai Jalan lebih besar. Penggunaan aspal karet itu masih baru dan di Jambi belum ada kontraktor yang punya itu, dan tentu ini yang perlu kita lakukan koordinasi," katanya menjelaskan.

Dalam uji coba nantinya, kata Fauzi tentu akan dipilih jalan yang padat lalu lintas dan padat penduduk, sehingga diketahui hasil dan kualitas dari pengunaan aspal bercampur karet tersebut.

"Rencananya di jalan dua jalur, nantinya sebelah dengan aspal biasa, sebelah dengan aspal campuran karet, sehingga dapat kita bandingkan kualitas dari aspal tersebut dan hasilnya tampak," katanya lagi.

Penggunaan aspal karet itu telah disampaikan Kementerian PUPR memiliki keunggulan. Antara lain lebih lentur dan meningkatkan kualitas aspal dalam hal usia dan ketahanan terhadap air.

Tujuan dari penggunaan karet untuk campuran aspal itu salah satunya untuk menyerap produksi karet petani Indonesia sehingga harga semakin baik dan petani terus bertahan menanam karet.***

Pewarta: Dodi Saputra

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2019