Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah mengatakan tidak ada laporan kerusakan rumah atau bangunan di wilayah Jambi dampak gempa yang terpusat di Solok Selatan, Kamis pagi.

Getaran gempa darat itu terasa di beberapa daerah di wilayah Barat Jambi, yakni Bungo, Tebo, Kerinci, Merangin bahkan terasa di wilayah Tanjungjabung Barat yang merupakan wilayah timur Jambi. 

Wilayah barat Jambi itu secara administrasi berdekatan dengan wilayah Sumatera Barat, Kabupaten Bungo merupakan wilayah yang paling kuat terasa guncangan gempa di Solok Selatan tersebut.

"Sampai sekarang belum ada laporan kerusakan dari BPBD kabupaten khususnya kabupaten Bungo," kata Bachyuni.

Sebelumnya gempa bumi magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat pada, Kamis (28/2) pukul 01.55.02 WIB, yang mengakibatkan satu rumah warga rusak.

Gempa bumi itu berada di darat pada koordinat 1,59 Lintang Selatan dan 101.27 Bujur Timur, tepatnya 19 kilometer Barat Daya Kabupaten Solok Selatan, pada kedalaman 11 kilometer.

Kemudian gempa kembali mengguncang Kabupaten Solok Selatan dengan magnitudo 5,6 pada, Kamis (28/2) pukul 06.27.05 WIB.

Hasil pemutakhiran analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitudo 5,3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,4 Lintang Selatan dan 101,53 Bujur Timur.

Lokasi gempa tepatnya di darat pada jarak 36 kilometer arah timur laut Kota Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar mendatar (Strike-Slip).***

Pewarta: Dodi Saputra

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2019