lndonesia menjajaki kerja sama militer dengan Nigeria, khususnya di bidang latihan dan pendidikan militer serta kerja sama dalam pengembangan industri pertahanan.

Pejabat Atase Pertahanan (Athan) RI Kolonel Arh Bangun Manahan Tanjung mengatakan hal itu saat mendampingi Duta Besar LBBP RI di Abuja Marsda TNI (Purn) Usra Hendra Harahap ketika melaksanakan kunjungan kehormatan dan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Republik Federal Nigeria Mayor Jenderal (Purn) Bashir Salihi Magashi, MNI CFR CON, di Kementerian Pertahanan Nigeria, Senin.

"Dalam pertemuan tersebut, Dubes RI di Abuja menyampaikan terima kasih kepada Menhan Nigeria atas kesediaannya menerima kunjungan kehormatan dari pihak Kedubes RI," kata Bangun Manahan Tanjung, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta.

Baca juga: Cerita guru besar Unej tertahan di Nigeria akibat pandemi COVID-19

Selain bertujuan untuk memperkenalkan diri, kata dia, selanjutnya Dubes RI juga menyampaikan peluang terkait penjajakan kerja sama militer dan pertahanan antara Indonesia dan Nigeria.

Menanggapi penyampaian Dubes RI itu, Menhan Nigeria Jenderal (Purn) Bashir Salihi Magashi menyambut dengan antusias peluang terkait kerja sama bidang militer dan pertahanan kedua negara.

"Semua bisa dilakukan untuk memperkuat hubungan bilateral yang sudah terjalin selama ini," ujarnya.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Nigeria dibuka pada tahun 1965. Sejak saat itu Indonesia mempunyai Kedubes di Lagos (namun sejak tahun 2008 pindah ke Abuja). Sedangkan Kedubes Nigeria di Jakarta baru dibuka pada tahun 1976.

Baca juga: Sebelas WN Nigeria serang polisi terancam pidana penganiayaan

Hubungan kedua negara hingga saat ini berjalan dengan baik dan terus meningkat. Hal ini didasarkan atas kenyataan bahwa kedua negara sama-sama merupakan anggota GNB, OKI, kelompok 77, G–15, D–8, OPEC, PBB, antiapartheid, antikolonialisme/imperialisme dan sama-sama berusaha mewujudkan Tatanan Informasi Dunia Baru.

Kedua negara selalu saling memberikan dukungan secara resiprokal atas kepentingan nasional masing-masing negara. Nigeria juga merupakan salah satu negara yang senantiasa memberikan dukungan terhadap kesatuan dan integritas wilayah Indonesia.

Pertemuan tersebut dihadiri juga oleh Sekretaris Jenderal Kemhan Nigeria Sabiu Zakari, Direktur Joint Services Department Olu Mustapha, Principal General Staff Officer to the Minister, Brigjen Awwal Faggae, Pelaksana Fungsi Politik KBRI-Abuja Tri Surya dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI-Abuja Darius Erlangga dan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara kedua belah pihak serta acara foto bersama.

Baca juga: Militan bunuh 20 tentara, 40 sipil dalam serangan Nigeria timur laut

Pewarta: Syaiful Hakim

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2020