PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menambah pasokan 100 ribuan tabung gas elpiji subsidi atau ukuran tiga kilogram untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat dan menjaga ketersediaan elpiji menjelang Ramadhan 1447 H di Provinsi Jambi.

Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi elpiji bersubsidi tiga kilogram di Provinsi Jambi guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan, kata Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi di Jambi, Minggu.

Sebagai langkah antisipatif menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang Ramadhan, Pertamina melakukan penambahan pasokan elpiji tiga kg di Provinsi Jambi melalui penyaluran fakultatif (extra dropping).

Secara keseluruhan, tambahan sebanyak 100 ribuan tabung elpiji tiga kg disalurkan ke pangkalan-pangkalan resmi untuk menjaga ketersediaan stok di tingkat pangkalan serta membantu menjaga stabilitas harga agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah.

Rusminto Wahyudi juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif agar distribusi elpiji tiga kg tetap tepat sasaran dan kami memastikan penyalurannya di wilayah Jambi berjalan lancar dan stok dalam kondisi aman menjelang Ramadan.

Penambahan pasokan dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di lapangan, kata Rusminto.

Selain penambahan pasokan, Pertamina juga melaksanakan operasi pasar pada akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026 di sejumlah kecamatan di Kabupaten Merangin, Bungo, Tebo dan Sarolangun.

Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat ketersediaan pasokan serta menjaga harga tetap terkendali, dengan mayoritas elpiji yang disalurkan terserap optimal oleh masyarakat.

Sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah daerah, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel turut melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama instansi terkait guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.

Terhadap pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran, seperti penjualan di atas HET atau penyaluran tidak sesuai peruntukan, diberikan sanksi sesuai ketentuan dan perjanjian kerja sama yang berlaku.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji tiga kg di pangkalan resmi agar mendapatkan produk dengan kualitas terjamin serta harga sesuai HET yang ditetapkan pemerintah daerah.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan terkait distribusi elpiji, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, kata Rusminto Wahyudi.

 

 

 

Pewarta: Rilis/Nanang Mairiadi

Editor : Nanang Mairiadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026