Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui Dinas Peternakan dan Perikanan daerah setempat memastikan kesiapan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Sapi jenis simental cross milik peternak lokal, Lasmin, dari Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, diproyeksikan memiliki bobot mendekati satu ton saat hari pemotongan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Peternakan, Afrizal di Muara Bulian, Senin, mengatakan saat ini bobot sapi tersebut telah mencapai sekitar 850 kilogram dan diperkirakan terus bertambah hingga hari H.

 Bobot ini relatif sama dengan sapi bantuan Presiden pada tahun sebelumnya.

“Untuk saat ini berat sapi sekitar 850 kilogram dan diperkirakan bisa mencapai satu ton lebih saat Idul Adha,” ujarnya.

Afrizal menjelaskan, pihak dinas tidak menetapkan persyaratan khusus dalam pemilihan sapi, namun memastikan seluruh proses pemeliharaan dan kesehatan hewan memenuhi standar.

Pemantauan dilakukan secara berkala, termasuk pemeriksaan kesehatan sebelum sapi dikirim ke lokasi penyembelihan.

Rencananya, lokasi penyembelihan akan dipusatkan di Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir, sesuai penempatan dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Terkait harga, sapi kurban tersebut saat ini ditaksir mencapai Rp100 juta. Meski demikian, proses negosiasi masih berlangsung dan belum final.

Afrizal juga berharap keberhasilan peternak lokal seperti Lasmin dapat menjadi motivasi bagi peternak lain di Batang Hari. Ia mengungkapkan, empat bulan lalu Lasmin telah melakukan vaksinasi terhadap 25 ekor sapi miliknya, yang turut mendukung kelancaran penjualan ternak.

“Alhamdulillah tidak ada kendala dalam penjualan. Kami dari dinas juga siap terus melakukan pemantauan dan pengobatan untuk mendukung peternak,” tutupnya.



Pewarta: Riski Apriyani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026