Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menyatakan satu warga Orang Rimba atau Suku Anak Dalam (SAD) yang sempat dilaporkan hilang pascakonflik dengan pihak petugas keamanan salah satu perusahaan di Kabupaten Sarolangun, sudah ditemukan dalam kondisi selamat.

"Ada laporan seorang SAD hilang dengan pascakonflik dengan petugas keamanan perusahaan kelapa sawit di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, upaya pencarian membuahkan hasil," kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji di Jambi, Kamis.

Sejak awal ada laporan orang hilang itu, personel Polres Sarolangun langsung melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), koordinasi dengan tokoh adat, hingga operasi pencarian terpadu di lapangan.

Erlan menjelaskan enemuan warga tersebut merupakan hasil dari penelusuran serta koordinasi intensif antara aparat kepolisian dan pihak komunitas SAD. Warga tersebut ditemukan di Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.

Dalam proses pencarian, Polri menggelar apel konsolidasi untuk menyusun strategi dan membagi tugas personel di sejumlah titik. Personel Brimob dan TNI ditempatkan di wilayah Inti II perkebunan perusahaan SAL, sementara Satsamapta serta Satlantas disiagakan di Inti I.

Selain itu, personel Polres dan Polsek dikerahkan di Simpang Kalingga guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga. Upaya pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan tim gabungan menggunakan perahu karet bersama BPBD dan Damkar.

Di sisi lain, personel Intelkam Polres Sarolangun aktif melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat adat. Koordinasi intensif dilakukan dengan Temenggung SAD Nangkus, guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah munculnya konflik lanjutan.

"Pendekatan persuasif terus kami lakukan guna menjaga stabilitas keamanan serta membangun kepercayaan antara masyarakat adat dan aparat," ujar Erlan.

Pihak kepolisian juga bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar terkait rencana penyerangan lanjutan oleh warga SAD. Setelah dilakukan pendalaman dan klarifikasi kepada tokoh adat, informasi tersebut dipastikan tidak benar (hoaks).

Erlan menambahkan, melalui langkah yang cepat, terukur, dan humanis, situasi di wilayah PT SAL kini berangsur aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat mulai kembali normal, meskipun personel keamanan tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan.

"Polri bergerak cepat dalam setiap situasi untuk memastikan keselamatan masyarakat. Penemuan warga SAD ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan yang mengedepankan profesionalisme," tegasnya.

Polda Jambi mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

 

Pewarta: Nanang Mairiadi

Editor : Siri Antoni


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026