.....seluruh personil telah ditempatkan di masing-masing lokasi yang menjadi sasaran dalam menjalankan aksi unjuk rasa para kaum buruh di Jambi tersebut.....

Jambi (ANTARA Jambi) - Polresta Jambi dan jajarannya telah mempersiapkan dan menyiagakan sebanyak 440 personel kepolisian untuk mengawal aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh di Kota Jambi.

Kabag Ops Polresta Jambi, Kompol Slamet Widodo di Jambi, Selasa mengatakan, untuk pengamanan pelaksanaan peringatan hari buruh, pihak Polresta dan Polsekta jajarannya telah menyiagakan sebanyak 440 personil guna mengantisipasi aksi yang tidak diinginkan.

Seluruh kekuatan baik dari intel hingga satuan polsekta yang ada di Polresta Jambi akan dikerahkan guna mengantisipasi aksi yang tidak diinginkan.

"Seluruh personil telah ditempatkan di masing-masing lokasi yang menjadi sasaran dalam menjalankan aksi unjuk rasa para kaum buruh di Jambi tersebut," kata Slamet.

Sementara itu berdasarkan data yang masuk ke Polresta Jambi tentang izin pelaksanaan unjuk rasa peringatan hari buruh internasional tersebut ada sebanyak lima aksi dan beberapa lokasi diantaranya Simpang Bank Indonesia cabang Jambi, gedung DPRD Provinsi Jambi dan kantor Gubernur Jambi.

Kelima aksi unjuk rasa tersebut adalah yang pertama akan dilakukan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) cabang Jambi dengan jumlah massa lebih kurang 300 orang atau perwakilan dari KSBSI seluruh Provinsi Jambi dengan koordinator lapangan (korlap) Roida Pane dengan tujuan aksi di DPRD Provinsi Jambi dan kantor Gubernur.

Aksi kedua akan dilakukan Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum Jambi (AMPHJ) dengan korlap Kemas dijawalkan aksinya sekitar pukul 10.00 WIB tujuan kantor Gubernur dan Mapolda Jambi dengan massa 50 orang.

Ketiga KPW STN/PRD/Lingkar (GNP-33), korlap Mawardi, tujuan kantor Gubernur Jambi dengan tuntutan penyelesaian inclave lahan dan pembebasan rekan mereka yang ditahan polda.

Dan keempat Aliansi Pergerakan Rakyat Anti Korupsi (PERAK), korlap Andika, tujuan Kejati Jambi dengan massa 50 orang dan aksi kelima oleh para sopir angkutan batubara, tujuan kantor gubernur dengan massa 100 orang tuntutan agar larangan operasional truk batubara per 1 Mei ditiadakan.(T.N009)




Editor : Nurul

COPYRIGHT © ANTARA 2026