.....Sudah lama hujan tidak kunjung turun, selain itu, daerah kami memang cukup jauh dari sumber air sungai......

Jambi, (ANTARA Jambi) - Sekitar 270 kepala keluarga di Dusun Bukit Sari, Desa Teluk Rendah, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, terancam kekeringan.

"Sudah lama hujan tidak kunjung turun, selain itu, daerah kami memang cukup jauh dari sumber air sungai. Praktis warga di sini hanya mengandalkan sumber air dari sumur biasa yang kondisi airnya semakin surut," ujar Kepala Desa Teluk Rendah, Rauyani di Muaratebo, ibukota Tebo, Kamis.

Untuk mensuplai air, seluruh warga di Desa Teluk Rendah menggali sumur untuk tiap kebutuhan keluarga. Hanya saja, stok air sumur cepat mengering apabila hujan tak kunjung turun.

Akibat kondisi itu, warga di daerah itu mengandalkan sumber air yang berasal dari rawa maupun aliran Sungai Batanghari yang lokasinya cukup jauh.

"Sehari atau dua hari sekali, warga mengambil air dari rawa atau sungai. Sebenarnya kami juga takut menggunakan air dari rawa atau sungai, mengingat airnya keruh dan belum tentu sehat untuk digunakan," jelasnya.

Rauyani mengatakan, belum ada satupun warga di Desa Teluk Rendah yang menggunakan sumur bor secara permanen. Apalagi kondisi wilayah Desa Teluk Rendah tinggi dan berbukit.

"Biaya menjadi alasan tersendiri, kami memang belum ada sumur bor permanen. Semua warga sangat mengandalkan sumur galian yang sebagian besar sudah kering," ujarnya lagi.

Terkait kondisi itu, warga Desa Teluk Rendah berencana menyampaikan kondisi itu kepada pemerintah kecamatan setempat. Warga berharap, Pemkab Tebo bisa mengalokasikan bantuan khusus air melalui PDAM Kabupaten Tebo.

  "Kami sangat berharap ada jatah air khusus bagi warga di sini. Jadi air PDAM bisa dipasok secara rutin, kami khawatir air semakin mengering sebab hujan juga tak kunjung turun," tambahnya.(T.KR-BS)




Editor : Nurul

COPYRIGHT © ANTARA 2026