......Tiap hari ribuan pengunjung datang ke candi ini, pengunjung bukan hanya dari Kabupaten Muarojambi saja, tapi lebih banyak pengunjung dari luar kabupaten dan luar Provinsi Jambi," kata Abuzar......
Jambi (ANTARA Jambi) - Di akhir tahun 2014, Candi Muarojambi mulai dipadati pengunjung, jumlah pengunjung diketahui meningkat dari hari-hari biasanya, pengunjung pun didominasi dari luar kabupaten bahkan luar Provinsi Jambi.

Meningkatnya pengunjung Candi Muarojambi di Kabupaten Muarojambi ini menunjukan bahwa candi itu sudah dikenal masyarakat luas, fenemona ini tentunya menjadi perhatian serius Pemkab Muarojambi untuk terus mengembangkan wisata peninggalan ini.

Candi Muarojambi mempunyai daya tarik tersendiri bagi masyarakat Provinsi Jambi maupun luar Jambi, mengingat karena candi peninggalan sejarah sekitar tahun 700 Masehi itu adalah kawasan candi terluas di Benua Asia, diperkirakan saat malam pergantian tahun pengunjung akan lebih padat.

Petugas tiket masuk candi Muarojambi, Abuzar, ketika dikonfirmasi Minggu, mengatakan pengunjung sejak tiga hari terakhir mencapai 1.000 hingga 2.000 orang, itu terlihat dari jumlah terjualnya tiket masuk.

"Tiap hari ribuan pengunjung datang ke candi ini, pengunjung bukan hanya dari Kabupaten Muarojambi saja, tapi lebih banyak pengunjung dari luar kabupaten dan luar Provinsi Jambi," kata Abuzar.

Pengunjung dari luar Kabupaten itu yakni pengunjung dari Kabupaten Muarobungo, Tebo, Kerinci, Sarolangun, Merangin dan Batanghari, sementara dari luar Provinsi Jambi yakni pengunjung dari Provinsi Riau dan Sumatera Selatan.

Salah satu pengunjung dari Kota Jambi, Nurhayati, ketika dikonfirmasi di kawasan candi menuturkan, pengunjung di kawasan candi tiap tahun terus membludak, namun pemandangan candi tidak juga berubah, dirinya pun sedikit merasa bosan karena pemandangannya hanya itu-itu saja.

"Harus dibuat perubahan, candi Muarojambi ini kan sudah terkenal, lebih menarik kalau ada wahana-wahana lain di kawasan candi, tujuannya agar pengunjung lebih nyaman dan tidak bosan," cetusnya.

Sementara pengunjung lainnya, Ani, mengungkapkan bahwa nilai budaya terasa nyata saat menijakan kaki di kawasan candi Muarojambi, sebab kawasan ini masih terkesan asli meski sudah ada perbaikan-perbaikan di setiap situs candi.(Ant)


Pewarta: Dodi Saputra
: Edy Supriyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026