"Ini terhitung mulai Januari hingga Agustus tercatat 14 kasus gigitan anjing liar, tiga diantaranya positif terkena penyakit rabies dan selain itu korbannya adalah anak-anak," kata Kepala Bidang Pengamanan Ternak dan Ikan Dinas Peternakan dan Perikanan Batanghari, Zulmanuddin, pekan lalu.
Ia mengatakan, kasus rabies tersebut berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap sampel darah masing masing hewan ternak, seperti anjing dan kucing.
"Kasus rabies untuk wilayah Batanghari jauh mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
Meskipun kasus tersebut menurun, pihaknya terus melaksanakan agenda pemberian vaksin terhadap hewan ternak seperti anjing dan kucing peliharaan.
"Dan ada juga agenda pemberian racun terhadap anjing liar yang tidak tahu pemiliknya," katanya lagi.
Pewarta: Heriyanto: Azhari
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.