Jambi, Antarajambi.com - Masyarakat kian terbuka dan aktif dalam program pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan potensi dan kapasitas diri masing-masing, kata konsultan pemberdayaan masyarakat Sumarwenny Bustami Aryadi di Jambi, Senin.

"Masyarakat sebenarnya memiliki hasrat untuk mencari solusi untuk menjadi lebih baik, tapi perlu ada fasilitasi agar potensi mereka bisa tergali dan pada gilirannya ada kesadaran sendiri untuk bergerak secara swadaya," kata Sumarwenny.

Ia menyatakan, berbagai program pemberdayaan masyarakat telah digulirkan oleh masyarakat. Salah satunya seperti program PKK Provinsi Jambi yang menggandeng sejumlah pihak untuk menjadikan model pemberdayaan masyarakat swadaya dalam berbagai programnya.

Salah satunya dalam pengembangan Pusat Belajar Masyarakat di Jambi, kata dia juga menumbuhkan peran serta masyarakat. Ia mencontohkan di Rumah Pintar Jambi, selain menggulirkan program pendidikan usia dini, juga menggelar kegiatan lainnya seperti kursus.

"Mereka, para ibu ada kemauan untuk belajar seperti menjahit, kami menyediakan mesin jahitnya, dan mereka secara mandiri menyiapkan instrukturnya secara swadaya. Jadi mereka bergerak dari mereka dan untuk mereka sendiri," katanya.

Menurut dia, awal untuk bisa berdaya bermula dari diri sendiri tanpa harus seluruh fasilitasi ditanggung oleh pihak lain. Biasanya program seperti itu menurut dia jauh lebih berhasil dibandingkan program pelatihan lainnya.

"Mereka senang bisa mengaktualisasikan diri mereka, belajar dan mendapatkan kemampuan, yang pada gilirannya mendapat penghasilan tambahan," kata Sumarwenny yang juga Ketua Pokja II PKK Provinsi Jambi itu.

Menurut dia, program pemberdayaan masyarakat juga menjadi kekuatan untuk meningkatkan akselerasi program pembangunan, khususnya dalam mengentaskan infrastruktur lingkungan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan lainnya.




Pewarta: Syarif Abdullah
: Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026