Jambi, (Antaranews Jambi) - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ditingkat petani Kabupaten Batanghari dalam dua pekan terakhir relatif stabil, untuk periode 31 Agustus hingga 6 September 2018 kenaikannya tidak sampai satu rupiah.

Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, Nurdin Sitanggang di Muarabulian, Jum'at mengatakan harga TBS tersebut juga dipengaruhi oleh usia kelapa sawit dimana setiap jenjang usia kelapa sawit memiliki harga yang berbeda dan didaerah itu dalam dua pekan terakhir harga TBS di setiap jenjang usia relatif stabil. 

Pada periode 31 Agustus - 6 September 2018, harga TBS pada kelapa sawit usia tiga tahun perkilogramnya sebesar Rp1.149/Kg, usia empat tahun Rp1.228/Kg, usia lima tahun Rp1.284/Kg, pada usia enam tahun Rp1.338/Kg dan pada usia tujuh tahun Rp1.372/Kg kemudian usia delapan tahun Rp1.401/Kg, usia sembilan tahun Rp1.428/Kg, pada usia 10-20 tahun Rp1.473/Kg, usia 21-24 tahun Rp1.429/Kg dan pada usia 25 tahun keatas Rp1.363/Kg.

Harga TBS kelapa sawit tersebut merupakan kesepakatan antara Pemerintah Provinsi dengan semua elemen terkait seperti Abkasindo dan petani kelapa sawit itu sendiri. 

"Harga TBS yang di sepakati tersebut merupakan harga TBS di tingkat perusahaan dan kalau untuk tingkat petani dan harganya kurang atau selisihnya sebesar Rp100 sampai Rp200/Kg," kata Nurdin Sitanggang. 

Sementara kelapa sawit di daerah itu rata-rata berusia dari enam sampai 15 tahun. Dan dalam satu hektar produksi kelapa sawit di daerah itu berkisar dari 1,5 sampai 2 ton dalam satu periode masa panen. 

 

Pewarta: Muhammad Hanapi
Editor : Nanang Mairiadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026